Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komite III DPD RI Minta Kemenpora Perhatikan Infrastruktur Olahraga di Daerah
    News

    Komite III DPD RI Minta Kemenpora Perhatikan Infrastruktur Olahraga di Daerah

    January 21, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komite III DPD RI Minta Kemenpora Perhatikan Infrastruktur Olahraga di Daerah

    Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Kemenpora, membahas pengembangan kepemudaan dan olahraga, di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (21/1).

    Jakarta, Jurnas.com – Komite III DPD RI meminta kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk lebih memperhatikan pembangunan olahraga di daerah. Dimana, sejumlah daerah di Indonesia memiliki bibit-bibit yang dapat menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

    Permintaan itu mengemuka dalam rapat kerja Komite III DPD RI dengan Kemenpora, membahas pengembangan kepemudaan dan olahraga, di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (21/1).

    Ketua Komite III DPD RI, Bambang Sutrisno mengatakan, untuk dapat menghasilkan atlet yang berprestasi, pembangunan infrastruktur dan pelatihan di daerah harus diperhatikan. Menurutnya, penjaringan bibit-bibit atlet dari daerah tidak akan berhasil mencetak atlet berprestasi tanpa adanya sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan atlet di daerah.

    “Sarana dan prasarana, lalu pembiayaan, dan kualitas dari pelatih, ini harus bersinergi sehingga mendapatkan hasil yang maksimal,” ucap Bambang.

    Senada, Senator dari Kalimantan Utara, Fernando Sinaga, mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penjaringan atlet. Menurutnya penjaringan bibit atlet di daerah masih terindikasi adanya nepotisme. Selain itu, pembinaan calon atlet juga masih belum terlalu diperhatikan, sehingga potensi yang ada tidak berkembang.

    Baca juga.. :

    • Komite I DPD RI Dukung Kebijakan Penyederhanaan Dua Level Eselon
    • LaNyalla Berniat Bantu Problem Konektivitas Infrastruktur Bengkulu
    • Pansus Papua DPD RI Gali Permasalahan di Tanah Papua

    “Program prioritas itu adalah tata kelola kelembagaan. Di sana masih terjadi kejanggalan-kejanggalan dalam pemilihan atlit, ada nepotisme.  Atlet yang bagus tidak terpilih, justru yang memiliki hubungan keluarga yang dipilih,” tukas Fernando.

    Senada dengan hal itu, Senator dari Maluku, Mirati Devaningsih, meminta penjaringan dan pengembangan bibit atlet harus memperhatikan kondisi di daerah. Dirinya mencontohkan daerah berbasis kepulauan, seharusnya memfokuskan pada pengembangan olahraga air, seperti dayung. Mirati juga meminta agar Kemenpora lebih memperhatikan keberadaan infrastruktur dan pembinaan atlet-atlet daerah.

    “Kami di Maluku minta perhatian dari pemerintah soal infrastruktur pembinaan olahraga, agar kejayaan Maluku di bidang olahraga, dan sepak bola semakin baik. Kami juga kekurangan guru olahraga sebagai pelatih awal di sekolah,” kata Mira.

    Dalam kesempatan yang sama, Senator dari Bali Anak Agung Gde Agung dan Senator dari Papua Barat Yance Samonsabra, mempertanyakan pemeliharaan infrastruktur yang dibangun di daerah setelah penyelenggaraan event olahraga baik skala nasional ataupun internasional.

    Karena selama ini, banyak tempat-tempat olahraga yang terabaikan dan tidak terurus pasca sebuah event besar olahraga selesai diselenggarakan. Padahal tempat-tempat tersebut menghabiskan biaya yang banyak.

    “Pasca penyelenggaraan pekan atau kejuaraan olahraga muncul persoalan berkenaan nasib venue tempat cabor dipertandingkan, yang terbengkalai dan tidak tergunakan,” ujar Anak Agung Gde Agung.

    Terkait Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, Bambang yang juga Senator dari Jawa Tengah ini juga menilai, posisi Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga. Jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, kualitas SDM Indonesia masih jauh tertinggal.

    Human Development Index (HDI) Indonesia pada tahun 2018 berada di peringkat 111, kalah dari Singapura yang berada di urutan 9, Brunei Darussalam di urutan 43, Malaysia berada di posisi 61, Thailand di urutan 77 dan Philiphina ada di peringkat 106.

    “Kondisi itu menjadi problema mendasar dalam mencapai sasaran RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2020-2024 dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur,” imbuh Bambang.

    Dalam kesempatan itu, Menpora, Zainudin Amali, menjelaskan bahwa salah satu program prioritas dari Kemenpora adalah perbaikan tata kelola kelembagaan. Instansinya akan membentuk ASN yang berkompetensi dalam menjalankan setiap program dari Kemenpora.

    Sehingga program di bidang kepemudaan dan keolahragaan dapat mencapai target. Dirinya juga mendorong pemuda untuk kreatif dan menumbuhkan semangat kewirausahaan, sehingga mereka tidak menjadi beban ketika terjadi bonus demografi. Untuk bidang olahraga, Kemenpora akan melakukan pembinaan usia dini. Atlet berprestasi dapat dicetak melalui pelatihan yang dilakukan sejak dini ke bibit-bibit atlet.

    “Ekspektasi masyarakat sangat besar. Kita akan menanamkan pondasi yang bisa jadi pijakan untuk kita berprestasi di masa mendatang. Siapa yang meneruskan tidak usah mencari-cari lagi dan tidak mulai dari nol. Saya diminta presiden untuk membangun 5 training camp yang cabornya dilombakan di Olimpiade,” jelas Zainudin.

    TAGS : Warta DPD RI Komite III DPD Kemenpora

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/66091/Komite-III-DPD-RI-Minta-Kemenpora-Perhatikan-Infrastruktur-Olahraga-di-Daerah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKomite I DPD RI Dukung Kebijakan Penyederhanaan Dua Level Eselon
    Next Article Komite II DPD RI Menilai Pengelolaan TPA Sulit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.