Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ini Perspektif Bioinfromatika Terkait Covid-19
    News

    Ini Perspektif Bioinfromatika Terkait Covid-19

    April 17, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ini Perspektif Bioinfromatika Terkait Covid-19

    Ilustrasi virus corona (Foto: Lizabeth Menzies/AFP)

    Jakarta, Jurnas.com- Jumlah kasus positif Corona (COVID-19) di Indonesia telah mencapai angka diatas 5 ribu jiwa lebih yanbg positif terinfeksi. Dari jumlah itu, yang meninggal 496 jiwa dan yang sembuh 548 jiwa di seluruh Indonesia. Pemerintah terus berupaya melakukan beragam cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini.

    Fenomena pandemik Covid-19, dikategorikan sebagai bagian dari isu-isu global kontemporer. Para pakar kesehatan dunia menyebutkan bahwa Indonesia menghadapi lonjakan jumlah pasien. Hingga hari ini, kasus positif Covid-19 sudah menyebar di 32 provinsi. Penambahan kasus masih terjadi di sejumlah provinsi, terutama di DKI Jakarta. Empat provinsi lainnya yang masuk dalam daftar 5 besar daerah dengan jumlah kasus terbanyak adalah: Jawa Barat, Banten , Jawa Timur  dan Jawa Tengah.

    Dengan bertambahnya kasus pandemik ini, membuat masyarakat semakin resah, tanpa adanya pemahaman yang jelas mengenai virus Covid-19. Menanggapi hal tersebut, Dr.rer.nat, Arli Aditya Parkesit sebagai kepala Jurusan Bioinformatika Indonesia International Institute for Life Sciences (i3l) memberikan perspektif Bioinfromatika mengenai virus Covid-19.

    Lalu bagaimana analisis corona dari sudut pandang bioinformatics?

    Dijelaskan Arli Aditya, virus Corona baru atau SARS-CoV-2 sebagai penyebab penyakit COVID-19 dapat dianalisis oleh ilmu bioinformatika dalam rangka mencari solusi untuk cetak-biru diagnostik, pengobatan, dan pencegahan dalam bentuk vaksin.  Dalam konteks diagnostik, yang dilakukan adalah navigasi ke basis data genome SARS-CoV-2 untuk mencari conserve region yang dapat dikembangkan sebagai marker untuk diagnosis molekuler. Kemudian, dalam konteks pengobatan, ada dua strategi yang dikembangkan oleh bioinformatisi.

    “Yang pertama adalah menggunakan basis data obat yang sudah ada, atau drug repurposing. Kemudian yang kedua adalah menggunakan basis data herbal, yang juga sudah banyak dikembangkan oleh China. Terakhir, dalam konteks pengembangan vaksin, kita menggunakan metode immunoinformatika untuk mendesain vaksin generasi baru yang lebih aman karena materi genetikanya tidak diikutsertakan,” jelas Arli Aditya dalam siaran pers yang diterima jurnas.com, Jumat (17/4/2020).  

    Pengembangan diagnosis, pengobatan, dan pencegahan dengan ilmu bioinformatika ini dimungkinkan dengan sudah tersedianya basis data urutan atau sekuens genome dan proteome virus SARS-CoV-2 di basis data genbank. Sementara itu, struktur 3D proteinnya tersedia di basis data RCSB/PDB (Protein Data Bank).

    Selanjutnya apa yang harus dilakukan disaat situasi saat ini ?

    Secara umum, ikuti guidelines dari pemerintah yang dibenchmark ke SOP WHO, seperti physical distancing, rajin cuci tangan, pakai masker, dan lainnya. Jangan pergi ke rumah sakit jika tidak sakit berat, dan terutama ikuti petunjuk dari RT/RW terkait pengamanan wilayah masing-masing. Dissenting opinion atau perbedaan pendapat terhadap ketentuan atau kebijakan pemerintah harap serahkan ke ahlinya, seperti pakar epidemiology/public health, dokter spesialis penyakit dalam dan paru, maupun ilmuwan yang bekerja di bidang terkait virologi seperti molecular pharmacology, biomedik dan bioinformatics.

    “Kami para bioinformatisi percaya bahwa segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya. Pemerintah dan swasta sudah membuka lowongan untuk volunteer terkait pengembangan diagnostic COVID-19, yang akan sangat baik jika diikuti oleh semua pihak terkait,” jelasnya.

    “Kami sudah punya konsorsium keilmuan bioinformatika, yaitu MABBI (Masyarakat Bioinformatika dan Biodiversitas Indonesia). Dan konsorsium kami sekarang bekerja penuh waktu secara kolaboratif untuk menemukan metode diagnostic, pengobatan, dan pencegahan yang teroptimal terhadap SARS-CoV-2/COVID-19, dan I3L terlibat penuh di konsorsium tersebut,” sambung Arli Aditya.

    Dan benarkah ada vaksin yang sedang diuji coba utk menangkal corona?

    Memang sudah ada beberapa negara yang sedang mencoba mengembangkan vaksin, dan bahkan pemerintah Indonesia sudah membentuk task-force untuk mengembangkan vaksin COVID-19. Namun berdasarkan data pohon filogeni terakhir mengenai SARS-CoV-2, virus ini ternyata memiliki beberapa klaster, yang dimungkinkan berkembang menjadi beberapa subtype.

    Fenomena ini juga terjadi pada virus lain, seperti HIV, Flu, dan Dengue/DENV. Konsekuensinya, desain vaksin kedepannya sangat mungkin harus membuat tulang punggung atau backbone yang dapat mengkover semua klaster, yang bukannya tak mungkin akan berkembang menjadi subtype sendiri. Tantangan terbesar semua ini adalah materi genetic SARS-CoV-2 yang berupa RNA, sehingga sangat mudah bermutasi. Ini yang menyebabkan pengembangan vaksin sangat menantang, walaupun jika menggunakan ilmu bioinformatika dan instrument biomedis molekuler termutakhir, kemungkinan berhasil selalu ada.

    TAGS : Life Sciences Bioinfromatika Covid-19 Arli Aditya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70742/Ini-Perspektif-Bioinfromatika-Terkait-Covid-19/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSelama Ramadan, Mesjid di Yordania dan Palestina Ditutup
    Next Article Politisi AS Desak Direktur WHO Mengundurkan Diri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.