Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Virus G4 Disebut Bisa Picu Pandemi Baru
    News

    Virus G4 Disebut Bisa Picu Pandemi Baru

    July 1, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Virus G4 Disebut Bisa Picu Pandemi Baru

    Babi beristirahat di kandang peternakan babi di Kabupaten Yiyang, provinsi Henan, Cina tengah. (Foto: AFP)

    Beijing, Jurnas.com – Para peneliti di China menemukan jenis baru flu babi yang mampu memicu pandemi, menurut sebuah studi di jurnal sains AS, PNAS, meskipun para ahli mengatakan tidak ada ancaman yang akan terjadi.

    Dinamai G4, virus tersebut secara genetik diturunkan dari strain H1N1 yang menyebabkan pandemi pada tahun 2009.

    “Ini memiliki semua ciri penting dari menjadi sangat beradaptasi untuk menginfeksi manusia,” kata penulis, ilmuwan di universitas China dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, dalam studi yang dipublikasikan pada Senin (29/6).

    Antara 2011 dan 2018, para peneliti telah mengambil 30.000 usap hidung dari babi di rumah jagal di 10 provinsi China dan di rumah sakit hewan, yang membuat peneliti menemukan sekitar 179 virus flu babi.

    Peneliti kemudian melakukan percobaan, termasuk pada ferret, atau musang, yang banyak digunakan dalam studi flu karena menunjukkan gejala mirip manusia.

    Baca juga.. :

    • China Abaikan Riset Flu Babi G4: Tidak Representatif
    • Ini Penjelasan Kementan soal Flu Babi dan Demam Babi Afrika
    • Resmi, Liga Super China Dimulai 25 Juli

    G4 diamati sangat menular, bereplikasi di sel manusia dan menyebabkan gejala lebih serius pada hewan daripada virus lain. Tes juga menunjukkan bahwa kekebalan yang didapat manusia dari paparan flu musiman tidak memberikan perlindungan dari G4.

    Lebih dari satu dari 10 pekerja babi dalam studi baru sudah terinfeksi, menurut tes darah antibodi, yang menunjukkan paparan virus. Tes juga menunjukkan bahwa sebanyak 4,4% dari populasi umum juga tampaknya telah terpapar.

    Karena itu, virus telah berpindah dari hewan ke manusia, tetapi belum ada bukti bahwa virus itu dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan membaca penelitian China dengan hati–hati, juru bicara Christian Lindmeier mengatakan pada briefing Jenewa pada Selasa (30/6), mengatakan bahwa penting untuk berkolaborasi pada temuan dan mengawasi populasi hewan.

    “Ini juga menyoroti kita tidak bisa membiarkan kewaspadaan kita terhadap influenza dan perlu waspada dan melanjutkan pengawasan bahkan dalam pandemi virus corona,” tambahnya.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan pada konferensi pers harian pada Selasa bahwa China mengikuti perkembangan. “Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran dan penyebaran virus apa pun,” katanya.

    Studi ini menyoroti risiko virus melintasi penghalang spesies ke manusia, terutama di daerah padat penduduk di China, di mana jutaan orang tinggal dekat dengan peternakan, fasilitas pemuliaan, rumah pemotongan hewan, dan pasar basah.

    Virus corona saat ini menyapu dunia diyakini berasal dari kelelawar tapal kuda di barat daya China dan bisa menyebar ke manusia melalui pasar makanan laut di pusat kota Wuhan, tempat virus pertama kali diidentifikasi.

    “Sangat mengkhawatirkan bahwa infeksi virus G4 pada manusia akan meningkatkan adaptasi manusia dan meningkatkan risiko pandemi manusia,” tulis para peneliti.

    Para penulis menyerukan langkah–langkah mendesak untuk memantau orang yang bekerja di peternakan babi. (APF)

    TAGS : Virus Corona Flu Babi Virus G4 –

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/74710/Virus-G4-Disebut-Bisa-Picu-Pandemi-Baru/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDjoko Tjandra Kelabui Imigrasi, Herman Herry: Memalukan Negara Kok Kalah Sama Buronan
    Next Article Sikap Kejagung Atas Kasus Sarang Burung Walet Novel Dipertanyakan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.