Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Transaksi Harian Melejit 16 Persen pada Pekan Resesi, Ini Alasannya
    Ekonomi

    Transaksi Harian Melejit 16 Persen pada Pekan Resesi, Ini Alasannya

    November 7, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Transaksi Harian Melejit 16 Persen pada Pekan Resesi, Ini Alasannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Indonesia resmi masuk ke jurang resesi karena mengalami pertumbuhan minus dua kuartal berturut-turut. Namun, pelaku pasar dalam hal ini para investor, sepertinya mengacuhkan isu resesi. Hal itu tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang menguat.

    Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pergerakan data perdagangan pekan lalu didominasi pada zona positif. Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 16,16 persen menjadi Rp 9,105 triliun dari Rp 7,838 triliun pada penutupan pekan lalu.

    Kemudian, peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi harian selama sepekan sebesar 9,33 persen menjadi 768,340 ribu kali transaksi dibandingkan 702,764 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata volume transaksi meningkat tipis 0,39 persen menjadi 12,455 miliar saham dari 12,406 miliar saham pada minggu lalu.

    Kapitalisasi pasar bursa turut menunjukkan kenaikan sebesar 4,05 persen menjadi Rp 6.199,566 triliun dari Rp 5.958,186 triliun seminggu sebelumnya. Tidak hanya itu, IHSG juga mengalami peningkatan 4,04 persen mencapai level 5.335,529 dari posisi 5.128,225 pada penutupan pekan lalu.

    Sementara itu, mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) posisi rupiah saat ini makin menguat berada di level 14.321 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

    Pengamat Indef Bhima Yudhistira mengatakan, para pelaku pasar lebih menyoroti perkembangan perpolitikan negara Paman Sam dibandingkan data ekonomi Indonesia. Keunggulan calon presiden Biden memberikan angin segar bagi pasar saham dan keuangan.

    ”Ini faktornya karena Biden effect. Ada euforia yang tinggi ketika Biden unggul dalam pemilu AS. Jadi investor gak anggap resesi ekonomi di Indonesia jadi hal penting,” ujar Bhima Yudhistira kepada JawaPos.com, Sabtu (7/11).

    Bhima menjelaskan, Biden dianggap akan menguntungkan ekonomi Indonesia dengan stabilitas perdagangan internasional yakni meredakan tensi perang dagang. Kemudian stimulus yang dijanjikan Biden pun cukup jumbo sehingga mendorong percepatan pemulihan ekonomi global.

    Menurut dia, masuknya dana asing karena ada Biden effect masih rentan berubah dan keluar lagi. ”Biden effect masalahnya akan bertahan berapa lama? Kalau hanya temporer bisa kembali terjadi koreksi karena investor ujungnya melihat fundamental ekonomi Indonesia masih jelek,” tutur Bhima Yudhistira.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank BPD DIY-Amikom Kelola Keuangan dan Magang Mahasiswa – KRJOGJA
    Next Article OJK Dukung Pemulihan Ekonomi Bali di Masa Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.