Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Strategi Cak Mono Lejitkan Omset Di Tengah Pandemi – KRJOGJA
    Ekonomi

    Strategi Cak Mono Lejitkan Omset Di Tengah Pandemi – KRJOGJA

    November 14, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Strategi Cak Mono Lejitkan Omset Di Tengah Pandemi – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JAKARTA, KRJOGJA.com – Bagi pelaku usaha mikro dan kecil, pandemi Covid-19 bak tsunami yang menggulung dan menghempaskan usaha mereka. Kian melemahnya daya beli masyarakat, membuat usaha mereka semakin terpuruk. Tak sedikit yang gulung tikar sehingga berujung pada penurunan indek kesejahteraan lantaran banyak pekerja yang menggantungkan hidupnya dari usaha tersebut terpaksa harus dirumahkan.

    Namun, kondisi itu justru tidak dialami oleh pelaku usaha Darmono, produsen e-sambelin Cak Mono, yaitu sambel khas Madura yang kini justru kian meroket omset penjualannya. Menurutnya, di era pandemi seperti ini justru menjadi kesempatan bagi produk kulinernya untuk digenjot penjualannya. Sebab di tengah pembatasan aktivitas sosial banyak dari konsumen yang mengandalkan jual beli secara online.

    Dengan gaya hidup masyarakat jaman sekarang yang ingin praktis, maka selain dipromosikan melalui media sosial melalui instagram @esambelincakmono, produk Esambelin Cak Mono dipadukan dengan produk ayam / bebek ongkep. Alhasil berkat inovasi dan kreatifitas dalam membaca peluang produk Esambelin Cak Mono meningkat. Kini omsetnya terus meningkat. Padahal di awal dia merintis usaha rumahan ini hanya bermodalkan Rp500 ribu.

    “Di masa sulit ini, saya memilih untuk melakukan inovasi produk,” tegas Darmono kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020).

    Darmono bercerita, di awal-awal pandemi, usaha sambal dalam kemasan miliknya memang penjualannya sempat menurun. Hal itu karena sambel adalah produk kuliner tambahan / pelengkap hidangan. Kemudian Darmono mendapat ide untuk memadukan produk sambelnya dengan ayam / bebek ongkep yang menjadi lauk favorit bagi kebanyakan orang. Alhasil inovasi produknya cukup laris manis.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTarik Investor Korsel, Bahlil Sebut Cukup Bawa Modal dan Teknologi
    Next Article Diapresiasi, Penanganan COVID-19 dalam 2 Bulan Terakhir
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.