Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sudah Akhir Tahun, Segini Realisasi PAD Buleleng
    Ekonomi

    Sudah Akhir Tahun, Segini Realisasi PAD Buleleng

    December 12, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sudah Akhir Tahun, Segini Realisasi PAD Buleleng 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sudah Akhir Tahun, Segini Realisasi PAD Buleleng 2
    Ilustrasi. (BP/Istimewa)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Buleleng pada tahun ini tak memenuhi target. Pencapaiannya jelang akhir tahun ini hanya setengah dari target.

    Satu sumber penopang PAD yang terealisasi sebesar itu adalah Pajak Hotel Restoran (PHR), Pajak Hiburan, dan Pajak Air Tanah (PAT). Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng Gede Sugiartha Widiada, Jumat (11/12), hingga bulan ini capaian realisasi PAD paling besar mencapai 50 persen.

    Ini seperti, sektor PHR. Pajak Hotel dengan target Rp 13 miliar, dapat direalisasikan Rp 6,7 miliar atau sebesar 50 persen. Setengah dari target pajak ini tidak terealisasi karena aktivitas pariwisata di Gumi Den Bukit tutup akibat pandemi. Pajak Restoran dengan target Rp 9 miliar, berhasil terealisasi Rp 4,8 miliar atau sebesar 48,97 persen.

    Lagi-lagi penyebabnya karena restoran yang juga menjadi pendukung industri pariwisata juga terpuruk selama masa pandemi COVID-19. Sedangkan, untuk Pajak Hiburan dari target yang ditetapkan Rp 960 juta, sampai bulan ini terkumpul Rp 400 juta.

    Bahkan, situasi paling parah terjadi pada sektor PAT. Di mana pemerintah daerah menargetkan sektor ini menghasilkan pemasukan hingga Rp 1,1 miliar. Faktanya mendekati akhir tahun ini berhasil direalisasikan hanya Rp 600 juta. “Jadi sumber pendapatan yang kita harapkan di tahun ini stagnan mulai Maret 2020 sampai saat ini. Pemasukan memang ada, namun tidak terlalu signifikan karena kita ketahui bersama aktivitas pariwisata kita masih terpuruk karena COVID-19,” katanya. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai ambil alih perusahaan robot AS dari SoftBank
    Next Article Hasil Swab Rizieq Shihab Negatif
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.