Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Peserta Pameran “IKM Bali Bangkit” Diminta Jaga Kualitas
    Ekonomi

    Peserta Pameran “IKM Bali Bangkit” Diminta Jaga Kualitas

    February 1, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Peserta Pameran "IKM Bali Bangkit" Diminta Jaga Kualitas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Peserta Pameran "IKM Bali Bangkit" Diminta Jaga Kualitas 2
    Putri Suastini Koster. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mengingatkan para perajin peserta Pameran IKM Bali Bangkit untuk terus menjaga kualitas dan warisan leluhur. Menurut istri Gubernur Bali, Wayan Koster ini berkreasi serta berinovasi boleh dan wajib, namun tanpa mengabaikan serta menjaga kualitas dan warisan leluhur.

    Sebab, hal ini pelan namun pasti dikhawatirkan kerajinan khas Bali akan mulai ketinggalan identitasnya. Hal ini disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada UKM/IKM peserta Pameran IKM Bali Bangkit pada “technical meeting” di Gedung Tertutup Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Jumat (29/1).

    Pada kesempatan tersebut, Ny. Putri Suastini Koster meyakinkan para perajin akan keunggulan kerajinan Bali. “Kerajinan asli Bali, baik kain tenun, perak, ukiran batu hingga kayu mempunyai ciri khas tersendiri dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Jangan tinggalkan itu dengan menjual produk tiruan,”ujarnya kepada sekitar 50 perajin.

    Ia menegaskan, hendaknya para peserta pameran yang terpilih kali ini supaya mengikuti aturan yang dibuat oleh Dekranasda. Sebab, pameran kali ini ingin menonjolkan produk asli Bali yang berkualitas. “Jadi penuhi itu (produks asli berkualitas,red), jangan menjual produk tiruan yang menurunkan kualitas yang asli,” tegasnya.

    Seniman multitalenta ini juga  mencontohkan, bahwa kain songket Bali itu sudah kondang sebagai produk berkualitas dan mendunia. Sehingga tidak perlu menjual kain songket bordir yang sudah pasti kualitasnya rendah. “Itu seperti mencederai warisan leluhur kita. Jadi saya mengajak para perajin jangan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati produk seperti itu,”tegasnya.

    Ia menjelaskan sudah tugas bersama untuk membangkitkan kembali produk lokal kebanggaan masyarakat Bali. Putri Suastini Koster, menyebut bahwa rencana Gubernur Bali yang akan membuat pusat kebudayaan.

    Sehingga, para peserta pemeran diminta agar menyediakan tempat pameran bertaraf internasional. Dengan demikian para perajin kita bisa menjadi tuan rumah di sana. “Jika Jakarta mempunyai JCC, maka kelak Bali akan punya JCC,” katanya disambut dengan tepuk tangan oleh semua peserta.

    Pada kesempatan ini, ia juga mengajak para perajin untuk merambah teknologi digital dalam memasarkan produknya. Karena, hal tersebut bisa menambah pangsa pasar dan tentu saja bisa meningkatkan pendapatan. “Kita sudah punya Bali Mall, marketplace khusus untuk para perajin kita, ayo kita pergunakan hal tersebut sebaik-baiknya,” gugahnya.

    Selain itu, Ny Putri Koster juga menggugah rasa kebersamaan para perajin, dengan meminta mereka menginformasikan seputar pameran. “Mari jaga kebersamaan kita, jika ada informasi seputar pameran infokan ke teman-teman yang lain. Karena bagaimanapun jika kita maju bersama, maka kesejahteraan rakyat Bali akan tercapai,” tandasnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi, Bali Ida Ayu Kalpika melaporkan, jika pameran yang akan berlangsung selama 1 Februari-31 maret 2021 bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian Bali selama masa pandemic Covid-19 dengan meningkatkan kreativitas IKM, membangkitkan produksi pasar di dalam dan luar negeri serta mengembangkan produk lokal.

    Pameran yang akan diikuti oleh 50 IKM ini akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. “Selain membatasi jumlah peserta dan penunggu pameran, semua peserta juga diwajibkan memakai masker, tidak berkerumun, mengukur suhu setiap hari dengan alat yang disediakan panitia serta mengikuti rapid test dan swab,”pungkasnya. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleToyota resmikan unit penelitian “Woven Planet”
    Next Article Welcome Februari, Intip Keberuntungan Nasib 12 Zodiak di Bulan Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.