Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pelestarian Puluhan Sapi Putih di Taro Terancam, Desa Tak Lagi Subsidi Pakannya
    Ekonomi

    Pelestarian Puluhan Sapi Putih di Taro Terancam, Desa Tak Lagi Subsidi Pakannya

    February 16, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pelestarian Puluhan Sapi Putih di Taro Terancam, Desa Tak Lagi Subsidi Pakannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pelestarian Puluhan Sapi Putih di Taro Terancam, Desa Tak Lagi Subsidi Pakannya 2
    Dua ekor sapi putih yang dilestarikan di Desa Taro sedang merumput. (BP/kup)

    GIANYAR, BALIPOST.com – Desa Taro mendapatkan dana desa paling besar Rp 1.353.900.000. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi Senin (15/2) mengatakan dana desa ini masih diprioritaskan untuk penanganan pandemi sehingga tertutup peluang bagi Desa Taro menggunakan dana itu untuk pelestarian sapi putih.

    Diungkapkannya, dana desa diprioritaskan untuk penanganan pandemi COVID-19. Ini artinya dana desa tidak bisa digunakan untuk pelestarian sapi putih termasuk tidak bisa untuk subsidi pakan sapi putih selama pandemi.

    Dewa Ngakan Adi menjelaskan sesuai Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia No 13 Tahun 2021 Tentang Perioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 bahwa penggunaan dana desa untuk Kegiatan pemulihan ekonomi terutama dalam masa COVID-19. Ini mencakup untuk mendukung kegiatan padat karya tunai, BLT, dan Penanganan COVID-19.

    “Untuk mensubsidi biaya pakan dan pelestarian sapi putih Desa Taro bisa dilakukan secara swadaya atau mencari dana CSR perusahaan swasta atau BUMN,” tegas Dewa Ngakan Ngurah Adi.

    Perbekel Desa Taro, Wayan Warka mengatakan saat ini biaya pemeliharaan sapi putih masih diambil dari kas desa adat. Sesuai arahan Dinas PMD, Desa Taro akan mengupayakan mendapatkan dana CSR untuk mensubsidi pakan sapi saat pandemi.

    Wayan Warka menambahkan saat ini Desa Taro kembali melobi dana CSR dari salah satu BUMN untuk membantu pelestarian sapi putih. “Jika situasi semakin sulit, masyarakat akan swadaya membantu memasok pakan untuk 54 ekor sapi putih secara bergilir,” ucapnya. (Wirnaya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTak Juga Dapat Jawaban, Usulan Pinjaman PEN Klungkung Senilai Rp 188 Miliar
    Next Article Tips riding yang aman musim hujan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.