Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Guru Sudah Dimulai Vaksinasi, Harapannya PTM Dapat Dilaksanakan
    News

    Guru Sudah Dimulai Vaksinasi, Harapannya PTM Dapat Dilaksanakan

    February 28, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Guru Sudah Dimulai Vaksinasi, Harapannya PTM Dapat Dilaksanakan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga guru sudah mulai dilakukan dengan target 5,8 juta penerima. Harapannya, kegiatan ini selesai di Juni 2021 dan pada tahun ajaran baru, semua sekolah dapat memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan adaptasi kebiasaan baru.

    Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi pun mengingatkan, ketika beraktivitas, pemakaian maksimal masker idealnya hanya 4 jam saja. Setelahnya harus diganti.

    Terkait dengan pembelajaran tatap muka (PTM), dia meminta para guru untuk terus memberikan informasi kepada anak didiknya terkait penggunaan masker tersebut, khususnya 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

    “Memakai masker itu maksimal 4 jam ya, maka kalau anak nanti belajar di sekolah lebih dari 4 jam, anak harus membawa masker cadangan. Jadi semua yang ada di sekolah pas membawa masker cadangan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

    Ia pun mengungkapkan persentase risiko penularan. Jika ada yang terkena virus tapi tanpa gejala dan tidak memakai masker, kemudian ada yang sehat tapi tidak pakai masker dan jaga jarak, potensi penularannya 100 persen.

    “Kemudian, yang punya virus ini tidak pakai masker dan yang sehat pakai masker, potensi penularan 70 persen,” tambahnya.

    Baca Juga: Menag Beri Tanggapan Soal Pelaporan Terhadap Din Syamsuddin

    “Kalau yang sakit pakai masker dan sehat tidak pakai masker, risiko penularan nya tinggal 5 persen. Lalu kalau keduanya pakai masker risiko 1,5 persen,” sambung dia.

    Jadi potensi penularannya besar, makanya mereka yang sakit harus pakai masker. Pertanyaannya adalah siapa yang sakit atau membawa virus, hal itu tidak diketahui.

    “Menggunakan masker secara bersama-sama adalah bentuk disiplin untuk menghindarkan kita dari penularan Covid-19,” pungkas dia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProgram Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka, Gimana Caranya?
    Next Article RI – Jepang Tingkatkan Kerjasama Komprehensif di Sektor Industri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.