Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Selama Sebulan Terakhir, Yogyakarta Berkali-kali Dilanda Hujan Es
    News

    Selama Sebulan Terakhir, Yogyakarta Berkali-kali Dilanda Hujan Es

    March 10, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Selama Sebulan Terakhir, Yogyakarta Berkali-kali Dilanda Hujan Es 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Selama Sebulan Terakhir, Yogyakarta Berkali-kali Dilanda Hujan Es 2
    Warga menunjukkan butiran es yang berhasil ditampung saat hujan es. (BP/Dokumen)

    YOGYAKARTA, BALIPOST.com – Hujan es kembali terjadi di Yogyakarta, Rabu (10/3) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan hujan es terjadi di sebagian wilayah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, hujan es ini terjadi di Kota Yogyakarta dan Bantul antara pukul 15.00 sampai 16.00 WIB. Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, Reni Kraningtyas mengatakan sejak awal tahun ini, hujan es berulang kali terjadi di DIY.

    Total dalam rentang waktu Februari hingga awal Maret, sudah lima kali hujan es terjadi. Yakni pada 1 Februari, 27 Februari, 2 Maret, 3 Maret, dan 10 Maret 2021.

    Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, di kawasan Kota Yogyakarta hujan es terjadi di kawasan Malioboro, Nitikan, Taman Siswa, Mergangsan, Gambiran, Sindunegara, Glagahasri, Jalan Veteran, Sosrowijayan, serta Kota Gede. Sedangkan di Kabupaten Bantul, hujan es terjadi di Kecamatan Sewon, Kasihan, Banguntapan, serta Krapyak.

    Reni menjelaskan hujan es terjadi karena adanya pengangkatan massa udara yang hangat, lembab, dan labil ke atmosfer. Berikutnya, pemanasan sinar matahari yang intensif dari pagi sampai siang hari menyebabkan terbentuknya awan konvektif yaitu awan Cumulonimbus (Cb).

    Setelah udara yang labil tersebut terjadi kondensasi, lanjut Reni, kemudian terbentuk titik-titik air. Karena kuatnya energi dorongan ke atas saat terjadi proses konveksi maka puncak awan sangat tinggi hingga sampai freezing level yang selanjutnya terbentuk kristal-kristal es dengan ukuran yang cukup besar.

    “Saat awan sudah masak dan tidak mampu menahan berat uap air, terjadi hujan lebat disertai es. Es yang turun ini bergesekan dengan udara sehingga mencair dan ketika sampai permukaan tanah ukurannya lebih kecil,” katanya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHarga Bahan Pangan di Buleleng Masih Stabil, Cuma Cabai yang Alami Lonjakan
    Next Article Vaksin Nusantara Sudah Diuji Pada Hewan, BPOM: Utamakan Keamanan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.