Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Bahan Pangan di Buleleng Masih Stabil, Cuma Cabai yang Alami Lonjakan
    Ekonomi

    Harga Bahan Pangan di Buleleng Masih Stabil, Cuma Cabai yang Alami Lonjakan

    March 10, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Bahan Pangan di Buleleng Masih Stabil, Cuma Cabai yang Alami Lonjakan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Harga Bahan Pangan di Buleleng Masih Stabil, Cuma Cabai yang Alami Lonjakan 2
    Tim pemantau mengecek harga bahan pangan di pasar tradisional, Rabu (10/3). (BP/Istimewa)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Tim pemantau harga Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) melakukan monitoring harga dan stok bahan pangan di toko modern dan pasar tradisional. Secara umum dari pemantauan ini, harga kebutuhan pangan di Bali Utara masih stabil.

    Hanya, harga cabai rawit yang mengalami lonjakan. Harganya berkisar dari Rp 90.000 sampai Rp 100.000 per 1 kilogram.

    Kepala Disperindagkop-UKM Dewa Made Sudiarta, Rabu (10/3) mengatakan, dari pemantauan yang telah dilakukan, harga kebutuhan pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan beberapa jenis bahan bumbu-bumbuan belum ditemukan lonjakan harga signifikan. Sementara, persedian stok baik di pengepul dan pedagang pengecer juga cukup menjelang hari raya Nyepi sampai 3 bulan ke depan. “Secara umum harga masih stabil dan stok masih mencukupi untuk 3 bulan ke depan,” katanya.

    Sementara itu, khusus untuk cabai rawit merah, Sudiarta menyebut harganya masih tinggi. Dari informasi pedagang di pasar tradisional, harganya bervariasi. Ada pedagang menjual Rp 90.000, sampai yang paling mahal harganya mencapai Rp 100.000 per kilogram.

    Harga cabai yang semakin mahal ini terjadi karena persediaan terbatas. “Penyebabnya hanya stok terbatas, sehingga harga cabai rawit sekarang masih tinggi,” katanya. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProdusen Sepatu Bata Digugat Pailit
    Next Article Selama Sebulan Terakhir, Yogyakarta Berkali-kali Dilanda Hujan Es
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.