Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sri Mulyani Sebut Rp 17 T Dikucurkan untuk Dukung Transformasi Digital
    Ekonomi

    Sri Mulyani Sebut Rp 17 T Dikucurkan untuk Dukung Transformasi Digital

    April 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sri Mulyani Sebut Rp 17 T Dikucurkan untuk Dukung Transformasi Digital 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mendukung percepatan transformasi digital melalui kebijakan fiskal, dalam hal ini pendanaan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana APBN. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, apalagi tantangan Indonesia kedepan semakin meningkat dengan adanya pandemi Covid-19 dan era digitalisasi yang perkembangannya lebih cepat dari perkiraan.

    “Bahkan adanya pandemi makin mempercepat disrupsi 4.0 dengan kita semua pindah menuju transformasi digital karena tidak dibolehkan interaksi fisik. Covid-19 transformasi semua negara menuju digital,” ujarnya secara virtual, Senin (5/4).

    Sri Mulyani mengungkapkan, transformasi digital sendiri tidak akan terjadi jika tidak ada infrastruktur yang memadai. Dalam hal ini, harus tersedia koneksi internet yang menjangkau seluruh masyarakat hingga ke pelosok daerah terpencil.

    “Transformasi digital tidak akan terjadi kalau sebagian Indonesia masih belum terkoneksi layanan internet, bahkan akan semakin tertinggal,” tuturnya.

    Ia menjabarkan, dana APBN yang mengalir untuk mendukung transformasi digital melalui Kementerian dan Lembaga, serta melalui dana transfer ke daerah dilakukan agar jaringan internet jaringan 4G tersebar sampai pelosok. Adapun belanjanya dapat mencapai Rp 16 hingga Rp 17 triliun per tahun, hingga 2024 mendatang.

    “Belanja pertahunnya bisa mencapai Rp 16-17 triliun hingga 2024, tujuannya agar 9.113 desa yang 3T itu bisa terkoneksi dengan internet . 9.900 sekolah dan pesantren bisa masuk internet 3.700, Puskesmas bisa terkoneksi,” imbuhnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIstana Garuda Bisa Jadi Daya Tarik, Seperti Masjid Kubah Mas di Depok
    Next Article Ini, Empat Pilar Capai Ekonomi Digital Nasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.