Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Klungkung Alami Penurunan Drastis Populasi Babi
    Ekonomi

    Klungkung Alami Penurunan Drastis Populasi Babi

    April 9, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Klungkung Alami Penurunan Drastis Populasi Babi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Klungkung Alami Penurunan Drastis Populasi Babi 2
    Petugas saat melakukan monitoring peternak babi. (BP/Gik)
    Klungkung Alami Penurunan Drastis Populasi Babi 3

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Menjelang hari raya Galungan, keberadaan daging babi masih langka di pasar. Setelah dilakukan monitoring oleh petugas Dinas Pertanian Klungkung, rupanya populasi babi siap potong saat ini sudah turun drastis.

    Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida, Jumat (9/4) mengatakan dari hasil monitoring menjelang hari raya Galungan, ketersediaan babi siap potong di Klungkung Daratan, meliputi Kecamatan Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan saat ini hanya tinggal 200 ekor. Ini memperlihatkan betapa rendahnya populasi babi siap potong saat ini.

    Sementara di Kecamatan Nusa Penida jumlah populasinya sedikit lebih baik. Wilayah kepulauan tersebut saat ini populasi babinya masih 500 ekor.

    Jumlah populasi ini masih jauh lebih rendah, jika dibandingkan kebutuhan rata-rata babi siap potong ketika hari Galungan di Klungkung yang mencapai 1.180 ekor. Meski demikian, Juanida yakin permintaan daging babi juga tak akan setinggi sebelumnya. Ini dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih akibat dampak pandemi COVID-19.

    Minimnya populasi babi siap potong, kata Juanida, karena sebelumnya para peternak merugi, setelah ternak mereka banyak mati terserang wabah ASF (African Swine Fever). Wabah yang sempat merebak tahun lalu ini membunuh ternak babi secara massal.

    Sehingga, para peternak tahun ini belum bisa memenuhi kebutuhan pasar menjelang Galungan. “Saat ini masih pada fase pemulihan bagi para peternak. Nanti kalau kebutuhan di pasar kurang, bisa dipasok dari daerah lain,” katanya.

    Hasil monitoring memperlihatkan rata-rata babi di tempat peternakan warga masih berusia 4 sampai 5 bulan. Terlalu kecil untuk ukuran babi siap potong.

    Itupun para peternak belum berani beternak dalam jumlah banyak seperti sebelumnya. Mereka masih khawatir wabah yang menyerang ternak babi dari pertengahan tahun lalu sampai akhir tahun itu kembali menyerang tahun ini.

    Juanida menambahkan, dari hasil monitoring petugas Dinas Pertanian, kondisi peternakan warga mulai berangsur pulih. Para peternak mulai optimis lagi.

    Selain itu, kasus infeksi virus serupa ASF, juga tidak ditemukan lagi. Ini juga sejalan dengan upaya peternak yang menjaga kebersihan lingkungan maupun pakannya.

    Sebagai langkah antisipasi, petugas Dinas Pertanian mengarahkan para peternak babi untuk selalu memperhatikan biosecurity bagi ternaknya. Seperti menjaga kebersihan kandang, dan memperhatikan mobilitas orang yang keluar masuk sekitar kandang.

    Ia berharap, geliat peternak babi saat ini tetap bisa bertahan tanpa ada lagi wabah virus yang mematikan itu. Sebab, wabah seperti ASF itu sangat merugikan peternak dan warga, karena harga daging babi ikut melambung tinggi. (Bagiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Larang Mudik, Organda Prediksi Warga Mudik Lebih Awal
    Next Article Vaksinasi Sudah Berjalan, Prudential Syariah Yakin Bisnis Meningkat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.