Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ayam, Daging Sapi, dan Rokok Sumbang Inflasi 0,13 Persen di April 2021
    Ekonomi

    Ayam, Daging Sapi, dan Rokok Sumbang Inflasi 0,13 Persen di April 2021

    May 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ayam, Daging Sapi, dan Rokok Sumbang Inflasi 0,13 Persen di April 2021 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, inflasi pada April 2021 sebesar 0,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,29. Dari 90 kota IHK, 72 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto memaparkan, inflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 1,31 persen dengan IHK sebesar 107,89 dan terendah terjadi di Yogyakarta sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 106,92. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 1,26 persen dengan IHK sebesar 104,20 dan terendah terjadi di Tanjung Pandan sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 107,83.

    Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2021 sebesar 0,58 persen dan tngkat inflasi tahun ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) sebesar 1,42 persen

    “Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada April 2021 antara lain ayam ras, telur ayam ras, sapi, daging ayam ras, daging sapi, rokok kretek dengan filter, dan minyak goreng,” ujarnya secara virtual, Senin (3/5).

    Ia menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Adapun kelompok yang menyumbang angka inflasi diantaranya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,29 persen. Lalu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,26 persen.

    Disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,21 persen. Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,20 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,20 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen. Kelompok kesehatan sebesar 0,18 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen, dan kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKerumunan Tanah Abang Runtuhkan Jerih Payah Pemerintah
    Next Article Dengan Rp1,5 juta bisa bawa Honda Beat di FIFGroup Fest
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.