Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Raih Bonus Demografi, Produktivitas Pekerja Bali Masih Perlu Penanganan Serius
    Ekonomi

    Raih Bonus Demografi, Produktivitas Pekerja Bali Masih Perlu Penanganan Serius

    May 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Raih Bonus Demografi, Produktivitas Pekerja Bali Masih Perlu Penanganan Serius 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pekerjaan
    Ilustrasi. (BP/dok)
    Raih Bonus Demografi, Produktivitas Pekerja Bali Masih Perlu Penanganan Serius 2

    DENPASAR, BALIPOST.com – Bonus demografi yang ditandai dengan proporsi penduduk usia produktif lebih besar yaitu 70,96 persen dibandingkan lansia dan balita, kini justru menjadi kekhawatiran baru. Sebab, jumlah penduduk usia produktif tidak berimbang dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di Bali.

    Kepala Pusat Penelitian Kependudukan SDM Universitas Udayana (Unud) Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si., Senin (3/5) mengatakan, bonus demografi merupakan momentum bagi Bali menggenjot pemulihan ekonomi berbasis pada SDM kreatif berbudaya unggul. Persyaratan penting agar Bali mampu meraih bonus demografi tergantung keberhasilan peningkatan produktivitas melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kreatif.

    Dilihat dari pendidikan formal, kualitas para pekerja Bali telah mengalami peningkatan. Indikatornya terjadi penurunan proporsi pekerja yang tamat SD dan SMP dan meningkatnya tenaga kerja lulusan SMA, SMA kejuruan, dan universitas. “Namun produktivitas pekerja masih memerlukan perhatian serius. Artinya, peningkatan kualitas pekerja tersebut belum cukup memadai untuk meraih bonus demografi,” ungkapnya.

    Hanya saja disayangkan dampak pandemi Covid-19 menekan optimalisasi pemanfaatan bonus demografi. Tantangan dalam pemanfaatan bonus demografi disebabkan terbatasnya anggaran yang banyak difokuskan untuk penanganan Covid-19.

    Oleh karena itu, menurutnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai bagian upah membangun optimisme pemulihan ekonomi Bali. Di antaranya optimalisasi penanganan Covid-19 melalui peningkatan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan, peningkatan cakupan 3 T (testing, tracing, therapy) dan cakupan vaksinasi.

    Optimalisasi pemulihan ekonomi dengan perpaduan program pusat dan daerah dengan optimalisasi realisasi anggaran pemerintah. Peningkatan SDM kreatif, di tengah keterbatasan anggaran dan optimalisasi pemanfaatan bonus demografi, tidak hanya bisa dilakukan pemerintah mengingat anggaran yang lebih banyak dialihkan untuk penanganan COVID-19. Maka peran perguruan tinggi, diploma dan juga pendidikan kejuruan serta berbagai komunitas kreatif dalam mengembangkan SDM kreatif berkarakter unggul menjadi sangat penting.

    Selain itu, kata dia, dalam kerangka optimalisasi pemanfaatan bonus demografi pengembangan investasi pada penciptaan kesempatan kerja berkualitas juga menjadi bagian penting peningkatan produktivitas. Panjang pendeknya durasi waktu bonus demografi tergantung pada keberhasilan daerah dalam pengendalian penduduk, khususnya penduduk muda.

    Kelahiran yang cenderung meningkat akan memperpendek era bonus demografi. Sebaliknya apabila angka kelahiran tetap dapat dikendalikan, bonus demografi dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lebih panjang.

    Paradoks (hal yang berlawanan atau bertentangan) bonus demografi akan terjadi apabila kualitas penduduk rendah, tingginya tingkat pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan adalah salah satu ciri dari paradoks bonus demografi. “Pandemi covid-19 sangat potensial meningkatkan paradoks bonus demografi,” umgkapnya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMercedes-Benz Indonesia jual 818 mobil hingga April, didominasi SUV
    Next Article Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Mengecil, PDB Triwulan I -0,74 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.