Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Baja Melonjak, Pelaku IKM Baja Ringan Menjerit
    Ekonomi

    Harga Baja Melonjak, Pelaku IKM Baja Ringan Menjerit

    May 14, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Baja Melonjak, Pelaku IKM Baja Ringan Menjerit 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Melonjaknya harga baja di pasar dunia akan berimbas pada indusri kecil menengah baja ringan nasional. Apalagi produsen lokal yang belum bisa memenuhi keseluruhan permintaan bahan baku yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19.

    Ir Liang Wali MBA, Ketua Umum Perkumpulan Seluruh Industri Baja Rigan Indonesia (PERSIBRI) mengatakan dari 45 anggota pelaku IKM yang tergabung di organisasinya hampir 50 persen kesulitan mendapatkan bahan baku.

    “Mahalnya bahan baku industri baja memaksa para pelaku usaha untuk mengurangi produksi bahkan ada yang sudah tidak beroprasi, kondisi ini hampir dialami oleh separuh para pelaku IKM baja ringan,” ujar Wali dalam webinar yang diselenggarakan oleh asosiasi pelaku usaha baja ringan dengan tajuk ‘Lonjakan Harga Baja Dan Ancaman Anti Dumping’ yang diselenggarakan pada Jumat (14/5).

    Wali menerangkan saat ini modal usaha pelaku IKM yang tahun lalu bisa digunakan untuk belanja bahan baku hingga 200 ton pada tahun ini, hanya bisa dibelanjakan separuhnya. “Melonjaknya harga baja di dunia hingga 100% pada tahun ini menjadi sebuah ancaman yang sangat serius bagi kami selaku pelaku usaha IKM Baja Ringan Nasional, apalagi produsen bahan baku BjLAS dalam negeri belum bisa memenuhi permintaan secara keseluruhan,” ujarnya

    Wali menambahkan, pihaknya mencatat di tahun 2020 total kebutuhan BjLAS menurun menjadi 1,1 juta ton yang bersumber dari import 460 ribu ton sedangkan industri dalam negeri hanya mampu mensuplay 718ribu ton, sementara di tahun 2021 diperkirakan kebutuhan Baja di tahun ini 1,8 sampai 2 juta ton.

    “Selama ini jelas secara histori produsen bahan baku baja ringan dalam negeri belum bisa memenuhi kebutuhan bahan baku kami para pelaku usaha IKM, belum lagi saat ini makin mahalnya harga bahan baku sementara disatu sisi permintaan pasar atas produk BjLAS terutama di tahun ini makin meningkat. Kondisi demikian harus bisa disikapi dengan proporsional dan bijak jangan sampai pemerintah selaku regulator yang berwenang malah melakukan langkah-langkah yang salah yang berakibat mematikan industri baja ringan,” tandasnya.

    Hal senada diutarakan Fajar Adriansyah, pelaku usaha IKM baja ringan. Dirinya khawatir kondisi pelaku IKM baja ringan makin terpuruk jika pemerintah dalam hal ini kementrian perindustrian dan perdagangan memaksakan penerapan anti dumping terhadap sektor BjLAS.

    “Kami pelaku usaha sudah jatuh akan tertimpa tangga kalau sampai pemerintah malah memaksakan kebijakan anti dumping  apalagi harga baja dunia saat ini mengalami kenaikan yang signifikan,” jelas Fajar.

    Fajar menerangkan kebijakan BMAD hanya akan menaikkan harga bahan baku industri baja ringan hingga berkali-kali lipat. “Tanpa anti dumping harga saat ini sudah sangat mahal, jadi daripada pemerintah memikirkan kebijakan yang malah mempersulit pelaku usaha lebih baik mereka fokus pada pemenuhan bahan baku industri yang saat ini mahal dan mengalami kelangkaan,” pungkasnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHari Pertama Idul Fitri, 5 Kabupaten Dilanda Banjir dan Lonsor
    Next Article Bantu UMKM Bangkit, Ada Dana Stimulus bagi 59 Pelaku Usaha
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.