Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Opsi Pelita Air Gantikan Garuda, Ini Sisi Positif Dan Negatifnya
    Ekonomi

    Opsi Pelita Air Gantikan Garuda, Ini Sisi Positif Dan Negatifnya

    October 18, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Opsi Pelita Air Gantikan Garuda, Ini Sisi Positif Dan Negatifnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Negara BUMN membuka opsi memailitkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang merugi USD 2,44 miliar dan akan digantikan oleh Pelita Air dari air charter sebagai maskapai full service domestik. Tindakan tersebut dilakukan bila proses restrukturisasi utang dengan kreditur menemui jalan buntu.

    Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, jika opsi tersebut terealisasi, tentunya akan ada sisi positif dan negatifnya.

    Sisi positifnya, hal ini dapat menjadi awal mula yang baru untuk menata seluruh kinerja perseroan.

    “Akan jadi fresh start atau awal mula yang baru untuk menata seluruh manajemen. Tidak ada lagi keuangan yang tidak efisien, pemborosan-pemborosan, dan juga untuk memposisikan kembali maskapai penerbangan nasional untuk bersaing di segmentasi pasar yang memang pertumbuhannya bagus,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Senin (18/10).

    Selanjutnya, pergantian maskapai dari Garuda ke Pelita Air akan membuat penyegaran baru dari segi citra setelah citra Garuda tercoreng akibat beberapa kasus. Mulai dari manipulasi keuangan, hingga penyelundupan barang mewah.

    “Ini kan di satu sisi branding positif yang lebih segar karena image Garuda Indonesia ini maskapai yang terus menerus merugi. Bahkan sebelumnya image-nya sempat tercoreng oleh kasus (sepeda) Brompton, kasus manipulasi laporan keuangan. Jadi kalau membuat brand baru ini akan membuat manajemen dan direksinya pun akan baru. Ada penyegaran,” ungkapnya.

    Namun, sisi negatifnya adalah pergantian ini akan menjadi preseden buruk. Akan ada persepsi masyarakat mengenai maskapai penerbangan nasional yang ternyata tidak diselamatkan oleh pemerintah.

    “Tidak di bail out tapi sengaja dibiarkan pailit,” ucapnya.

    Pergantian ini pun akan berdampak pada pegawai Garuda. “Tenaga kerja dari Garuda mau dikemanakan? Kalau ada perubahan bentuk atau perusahaan baru pasca dipailitkan, apakah bisa menyerap seluruh pekerja Garuda? Kalau tidak, akan mengupayakan PHK massal yang buruk bagi perekonomian,” jelasnya.

    Aspek yang perlu dipertimbangkan lainnya adalah hal menyangkut masa depan maskapai pelat merah itu. Sebab, semakin kecil pemain nasional, akan memperbesar kemungkinan pesaing asing masuk ke bisnis maskapai.

    Apalagi, lanjut Bhima, setelah pandemi Covid-19 usai dan semua dapat beraktivitas normal, permintaan transportasi udara akan nain secara signifikan. Tentunya, ini akan meningkatkan kinerja keuangan perseroan.

    “Ini harus dipertimbangkan juga apalagi kalau nanti terjadi booming, butuh penumpang banyak pasca Covid-19 mereda. Ini mungkin pemerintah masih akan kehilangan dividen atau pendapatan yang harusnya ada kalau perusahaannya disehatkan kembali,” tuturnya.

    Bhima menyebut, hal ini akan menjadi kasus yang sama dalam kegagalan industri maskapai plat merah seperti yang dialami oleh Merpati Air. “Ini akan mengulang juga kasus yang sama, tapi saya rasa kalau bail out ataupun bantuan likuiditas terlalu mahal, maka pailit pasti akan jadi opsi yang akan diambil,” pungkasnya.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleEks Ketua WP KPK Yudi Purnomo Alih Profesi jadi Influencer Antikorupsi
    Next Article Mobil listrik Foxconn diluncurkan – ANTARA News
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.