Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Fokus Pendampingan UMKM, BRI Bantu Petani Bunga di Tomohon
    Ekonomi

    Fokus Pendampingan UMKM, BRI Bantu Petani Bunga di Tomohon

    February 5, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Fokus Pendampingan UMKM, BRI Bantu Petani Bunga di Tomohon 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Fokus Pendampingan UMKM, BRI Bantu Petani Bunga di Tomohon 2
    Petani di Tomohon beralih mengembangkan Bunga Krisan karena lebih menjanjikan dan memperoleh kucuran dana dari BRI. (BP/Dokumen BRI)

    TOMOHON, BALIPOST.com – Fokus kepada pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus konsisten dilakukan oleh BRI sebagai bentuk komitmen bank UMKM terbesar di Indonesia. BRI terus memberdayakan berbagai macam klaster usaha di berbagai daerah di Indonesia.

    Salah satunya Klaster Usaha Bunga Krisan yang menjadi binaan BRI ini diketuai oleh Alexander Paat (51), seorang warga Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Berbekal semangat pantang menyerah, Ia tak ragu saat mengubah usahanya dari petani hortikultura menjadi petani Bunga Krisan.

    Ia semakin yakin mengembangkan usaha Bunga Krisan setelah mendapat kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Alexander menuturkan bahwa daerahnya dari dahulu dikenal sebagai penghasil sayur mayur.

    Maret 2020 saat pandemi melanda Tanah Air, Alexander beralih menjadi petani Bunga Krisan. Karena nilai jual Bunga Krisan lebih tinggi.

    Dari hitung-hitungan Alexander, dengan kepemilikan area tanam sekitar 10 meter X 20 meter nilai ekonomi Bunga Krisan mencapai Rp 24 juta dalam satu kali masa panen. Adapun waktu penanaman hingga panen memakan waktu sekitar tiga bulan.

    Sementara jika menanam sayur mayur dengan luas lahan dan kurun waktu yang sama, hanya menghasilkan sekitar Rp 6 juta. Itupun dengan kondisi harga komoditas yang sedang naik. “Makanya kami pindah ke florist. Untuk daerah Tomohon harga Bunga Krisan bagus. Nilai jual lumayan, istilahnya stabil. Kadang per tangkai harga naik atau turun tetap ada keuntungan,” kata dia.

    Untuk pemasaran Alexander mengaku masih fokus di sekitar wilayah Tomohon. Namun, asa Alexander semakin besar karena ke depan pemerintah daerah setempat akan mengembangkan potensi ekonomi Bunga Krisan.

    Alexander mengatakan pada Oktober 2022 pemerintah akan mendorong ekspor Bunga Krisan dari Tomohon ke beberapa pasar di luar negeri. Hal itu sudah menjadi program kerja pemerintah Kota Tomohon.

    Dukungan BRI

    Alexander pun menceritakan, saat beralih menjadi petani Bunga Krisan awalnya kesulitan akan dana. Masalahnya untuk menanam Bunga Krisan lahan tanam harus ditutupi saung. Biaya untuk hal tersebut tak kecil bagi petani di sana.

    Peluang tersebut tak luput dari perhatian Kantor Cabang BRI Tondano. Melalui dana KUR akhirnya harapan Alexander bisa terpenuhi. “Maka kami bisa bikin saung. Itu awal mula kami pinjam ke BRI,” kenangnya.

    Selain memberikan kucuran dana, BRI pun mendorong Alexander memperkuat ekosistem usaha melalui pembentukan klaster usaha binaan. Alexander pun menghimpun koleganya sesama petani membentuk Klaster Manimpayo.

    Kini klaster usaha binaan BRI yang terletak di desa Kakaskasen 1 ini menjadi wadah bagi petani Bunga Krisan yang mendapat dukungan langsung kepala desa setempat. Dengan demikian, Alexander semakin optimis sektor pertanian bunga di desanya semakin memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

    Sementara itu, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan bahwa BRI terus mengambil peran dalam pemberdayaan pelaku UMKM. Dalam proses tersebut, muncul jenis kesamaan usaha dalam satu wilayah yang akhirnya dikelompokkan menjadi klaster usaha.

    Para Mantri BRI kemudian memberikan pembinaan pada setiap klaster, seperti literasi bisnis dan digital sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha dengan memperhatikan berbagai aspek. “BRI akan terus berupaya mengambil bagian dalam mengembangkan pertumbuhan usaha dengan memberikan pembinaan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, hingga financial advisory melalui para mantri serta memberdayakan klaster usaha agar dapat menjadi embrio korporatisasi UMKM kedepannya,” tutur Supari. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePuluhan Pemain Liga 1 Terpapar, Pemda Bali dan Penyelenggara Diminta Jaga Kegiatan Aman COVID-19
    Next Article Susi Air Nilai Pemda Langgar Aturan, Bakal Tempuh Langkah Hukum
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.