Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Belum Ada Kasus Meninggal Nakes Akibat Covid-19 Varian Omicron
    Lifestyle

    Belum Ada Kasus Meninggal Nakes Akibat Covid-19 Varian Omicron

    February 10, 2022No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Belum Ada Kasus Meninggal Nakes Akibat Covid-19 Varian Omicron 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Abdul Kadir menyatakan, pihaknya belum mendapat laporan tenaga kesehatan (nakes) meninggal akibat terjangkit Covid-19 varian Omicron.

    “Sampai sekarang belum ada data yang masuk ke kita, adanya nakes yang meninggal, apakah itu dokter perawat atau nakes lainnya,” kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Kamis (10/2/2022).

    Mengingat para nakes telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. Itu sebagai salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam melawan virus.

    “Mereka (nakes) sudah mendapatkan vaksinasi booster sampai 3 kali. Jadi memang mereka itu siap tempur karena imunitas mereka sudah terjaga,” tuturnya.

    Menurutnya, pemberian tambahan dosis vaksin tersebut mengurangi keparahan Covid-19. Sebagian besar tanpa merasakan sakit yang serius, kecuali memiliki penyakit penyerta.

    “Meskipun terinfeksi tapi rata-rata gejala mereka itu ringan, dan biasanya tanpa gejala. Kecuali jika mereka ada komorbid,” ujar Abdul.

    Jika dilihat presentase antara jumlah yang diperiksa dengan jumlah yang positif, maka positivity rate sekitar 35 hingga 36 persen. Angka itu didapat karena jumlah nakes yang diperiksa tidak banyak.

    “Pada saat ini jumlahnya hampir 90 persen, ternyata positivity rate-nya di bawah 10 persen, jadi memang ada sih yang kena tapi positivity rate-nya di bawah 10 persen, itu ada datanya,” imbuh Abdul. (dan)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPD Dukung Upaya Judicial Review UU IKN ke MK
    Next Article Genjot Vaksinasi Di Jatim, Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di Pasuruan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.