Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Wagub Cok Ace Sebut ‘Mafia” Visa Coreng Pariwisata Bali
    Ekonomi

    Wagub Cok Ace Sebut ‘Mafia” Visa Coreng Pariwisata Bali

    February 22, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wagub Cok Ace Sebut 'Mafia" Visa Coreng Pariwisata Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wagub Cok Ace Sebut 'Mafia" Visa Coreng Pariwisata Bali 2
    Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali mengeluhkan adanya “mafia” visa dan karantina di Bali. Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengungkap ada perusahaan yang mematok harga hingga Rp 5,5 juta kepada wisatawan.

    Ia pun mengaku para “mafia” ini mempromosikannya di media sosial. “Itu mafia visa dan karantina jelas-jelas dari beberapa flyer promosi. Salah satu perusahaan menyampaikan untuk jalur cepat bayar Rp 5,5 juta dan medium Rp 4,5 juta. Itu saya baca dari beberapa flyer di Instagram, dan itupun sudah saya sampaikan ke Kementrian,” tandas Cok Ace seusai Rapat Paripurna bersama DPRD Provinsi Bali, Senin (21/2).

    Menurutnya, keberadaan para mafia ini merugikan bahkan mencoreng pariwisata Bali. Sebab, Bali baru saja mulai bangkit dengan kedatangan wisatawan.

    Kabar adanya mafia visa ini sudah dilaporkan kepada pemerintah pusat oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Cok Ace mengungkapkan, ada salah satu perusahaan travel mempromosikan wisatawan mancanegara (wisman) yang ingin ke Bali bisa menggunakan jalur cepat, dengan harga Rp 5,5 juta. Padahal harga resmi dari pemerintah ada yang di bawah Rp 1 juta.

    “Jangan sampai (harga visa, red) terlalu jauh timpang, kalau kita lihat resminya dari pemerintah kan tidak sebesar itu. Kalau cari untung yang wajar-wajar saja,” ujarnya.

    Cok Ace menyebutkan, untuk saat ini baru satu perusahaan yang diketahui mempromosikan harga visa ke Bali yang cukup mahal. “Baru satu saya lihat yang seperti itu menawarkan jalur cepat. Sebenarnya hal yang wajar-wajar saja, mungkin ada pasar yang memerlukan seperti itu. Kalau mau promo silakan, namanya juga dagang, tapi yang wajar,” pungkasnya. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMercedes-Benz perkirakan lini produksi EV hadir dalam beberapa tahun
    Next Article Resmikan Marketing Gallery, PT PDS Wujudkan Komitmen Kepada Pembeli – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.