Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Akan Panen, Kebun Kapas di Datah Dicek
    Ekonomi

    Akan Panen, Kebun Kapas di Datah Dicek

    February 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Akan Panen, Kebun Kapas di Datah Dicek 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Akan Panen, Kebun Kapas di Datah Dicek 2
    Bupati Karangasem I Gede Dana melakukan pengecekan kebun kapas pada Rabu (23/2). (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Dalam waktu dekat kebun kapas yang ada di Desa Datah, Kecamatan Abang bakal memasuki masa panen. Untuk memastikan itu, Bupati Karangasem I Gede Dana melakukan pengecekan, Rabu (23/2).

    Gede Dana mengungkapkan lahan yang dipakai untuk penanaman kapas itu dulunya merupakan lahan tidak produktif. Luas lahan mencapai 15 hektare.

    Karena cocok untuk kebun kapas, dari itu lahan tersebut ditanami kapas. “Sekitar bulan Maret mulai bisa dipanen,” ucapnya.

    Gede Dana, menambahkan setelah dipanen, pihaknya tinggal melakukan komunikasi dengan para perajin benang tukelan dan pengepulnya. Para pengepul ini, sudah siap untuk menampung hasil kapas petani yang kemudian dilakukan pemintalan secara tradisional. “Benang ini nantinya bisa distribusikan keluar Karangasem,” jelasnya.

    Dia menjelaskan, masyarakat di Dusun Tegallanglangan maupun di Batu Dawa, Desa Tulamben dulunya sudah terbiasa menanam kapas. Saat ini, pihaknya tinggal membangkitkan kembali agar masyarakat kembali menanam kapas.

    “Setelah ini berhasil, rencananya Pemkab Karangasem akan kembali melakukan penanaman kapas dilahan seluas 100 hektare,” ujar Dana.

    Petani Kapas, I Gede Putra, mengatakan, sebelum ditanami kapas, lahan yang dimiliki memang kurang produktif. Kendati demikian, lahan sempat ditanami jagung dan singkong. “Agar lahan lebih produktif lagi, makanya saya memilih menanam kapas ini,” jelasnya.

    Dia menambahkan, hasil penanaman kapas ini cukup bagus. Dan kini tinggal pemasaran hasil panen yang harus difasilitasi oleh pemerintah, sehingga harga kapas tidak sampai anjlok. “Sekarang ini harga kapas Rp 25 ribu perkilogramnya. Jadi, kita harap harga kapas jangan sampai dibawah Rp 25 ribu per kilogramnya, kalau bisa lebih mahal agar petani tak merugi,” harapnya. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTingkatkan Keselamatan Bersama, KAI Daop 1 Tutup 4 Perlintasan Liar
    Next Article Tesla akan perluas produksi suku cadang di Shanghai penuhi ekspor
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.