Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Gaikindo perkirakan penjualan mobil 2022 naik berkat insentif PPnBM
    Automotive

    Gaikindo perkirakan penjualan mobil 2022 naik berkat insentif PPnBM

    February 25, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gaikindo perkirakan penjualan mobil 2022 naik berkat insentif PPnBM 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil tahun 2022 bisa mencapai 900.000 unit, naik dibanding tahun lalu yang berada pada kisaran 887.000 unit, berkat diberlakukannya perpanjangan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).

    “Lihat lonjakan angka penjualan Februari dan Maret 2021, mudah-mudahan proyeksi penjualan 2022 di angka 900.000 unit dapat tercapai,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto kepada ANTARA, Jumat.

    Jongkie mengatakan dengan adanya insentif PPnBM DTP maka harga-harga mobil tertentu menjadi lebih terjangkau dan mendorong konsumen membeli mobil baru sehingga meningkatkan penjualan.

    Baca juga: Syarat mobil yang boleh menerima insentif PPnBM DTP 2022

    Dia berharap pabrikan kendaraan bermotor bisa memenuhi permintaan konsumen tahun ini dengan menggenjot produksi, dan pelaku usaha komponen juga melakukan hal yang sama.

    Selain menguntungkan industri, kebijakan PPnBM DTP ini juga menguntungkan pemerintah. “Karena penjualan meningkat maka pemasukan pemerintah pusat dari PPn juga ikut meningkat, walaupun penerimaan PPnBM untuk mobil-mobil tertentu nihil. Penerimaan Pemda dari Bea Balik Nama dan Pajak Kendaraan Bermotor juga meningkat signifikan pastinya,” jelas dia.

    Tahun lalu pemerintah telah memberlakukan diskon PPnBM dan berimbas pada naiknya penjualan mobil, bahkan pada Februari dan Maret 2021 kenaikan signifikan. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan partai besar dari pabrikan ke diler (wholesales) pada Februari 2021 mencapai 49,202 unit mobil, sedangkan Maret naik menjadi 78,908 unit.

    Sedangkan untuk penjualan eceran dari diler ke konsumen (retail sales) Februari 2021 mencapai 46,941 unit, dan naik menjadi 77.514 unit pada bulan berikutnya.

    Dalam kesempatan berbeda, Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai 5 persen ini akan dapat menunjang target Gaikindo di tahun 2022.

    Baca juga: Menperin: Insentif PPnBM DTP terbukti dongkrak pertumbuhan manufaktur

    “Pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, paling tidak 900 ribu unit bisa di capai untuk tahun ini,” katanya.

    Dia juga mengharapkan bahwa pandemi di Indonesia bisa segera berakhir dan tidak lagi ada gelombang-gelombang baru berikutnya guna semakin memulihkan industri otomotif di dalam negeri dan juga industri lain yang terdampak.

    Dalam hal ini, dia juga mengatakan bahwa PPnBM DTP ini adalah salah satu “bumper” agar nantinya masyarakat tidak kaget dengan ketentuan PPnBM berdasarkan emisi gas buang yang sudah diberlakukan sejak Oktober tahun lalu.

    Dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2021, PPnBM ditentukan berdasarkan kapasitas mesin, emisi gas buang, dan efisiensi konsumsi bahan bakar. Jadi, diskon itu ditentukan berdasarkan emisi yang dihasilkan oleh sebuah kendaraan.

    Dia berharap dengan adanya kebijakan yang dituangkan oleh kementerian terkait ini akan menjadikan industri otomotif di Indonesia ini akan terus berkembang ke depannya.

    “Dengan adanya kebijakan itu (PPnBM DTP), industri tetap tumbuh,” tegas dia.

    Sebagai informasi tambahan, pada awal tahun, pemerintah resmi mengumumkan berlanjutnya program pemulihan industri otomotif melalui perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor yang terbagi dalam dua kategori.

    Baca juga: Simak dua kategori mobil yang dapat insentif PPnBM 2022

    Baca juga: Perbedaan insentif PPnBM otomotif tahun 2022 dengan 2021

    Baca juga: Syarat mobil yang boleh menerima insentif PPnBM DTP 2022

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Suryanto
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSkema JKP dan JHT yang Baru Disebut Sama Seperti Punya Jerman
    Next Article Piaggio kembangkan skuter listrik untuk pasar India
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.