Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ekonomi Bali Pascakebijakan Bebas Karantina, Pulih Lebih Cepat Tapi Belum Normal
    Ekonomi

    Ekonomi Bali Pascakebijakan Bebas Karantina, Pulih Lebih Cepat Tapi Belum Normal

    March 8, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ekonomi Bali Pascakebijakan Bebas Karantina, Pulih Lebih Cepat Tapi Belum Normal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ekonomi Bali Pascakebijakan Bebas Karantina, Pulih Lebih Cepat Tapi Belum Normal 2
    Prof. IB Raka Suardana. (BP/Dokumen)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Ekonomi Bali pascakebijakan tanpa karantina dan pemberlakuan Visa on Arrival (VoA) akan pulih lebih cepat dari prediksi BI. Namun, pemulihan belum akan mengembalikan ekonomi normal seperti sebelum pandemi.

    Dengan diterapkannya kebijakan uji coba tanpa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang memasuki Bali mulai 7 Maret, dan sudah beroperasinya penerbangan jalur internasional, praktis dapat membawa multiplier effect (efek pengganda) positif bagi ekonomi Bali. “Karena itu berarti dunia pariwisata dan aviasi tanda-tandanya sudah mulai hidup,” ujar pengamat ekonomi FEB Undiknas Denpasar, Prof. Dr. IB Raka Suardana, S.E., M.M., Senin (7/3).

    Sebab, selama ini PDRB Bali didominasi oleh sektor tersier (sektor jasa, khususnya jasa pariwisata) sekitar 68,68 persen. Meskipun saat ini pemerintah Bali sudah membuat perencanaan yang matang dalam mentransformasikan ekonomi Bali di luar sektor pariwisata, tapi proses untuk shifting (bergeser) itu memerlukan waktu, tidak bisa serta merta dalam kurun waktu cepat 1 atau 2 tahun.

    Bank Indonesia memprediksikan pulihnya perekonomian Bali paling cepat pada tahun 2024. “Namun jika kondisinya terus kondusif dan membaik seusai uji coba bebas karantina, serta pandemi dapat dimanajemeni dengan baik, dimana syarat perjalanan (mobilitas) yang tidak begitu ketat, maka tidak mustahil perbaikan pertumbuhan ekonomi Bali bisa pulih lebih cepat, meski tidak seperti sebelum adanya pandemi,” ujar Prof. Raka yang juga Regional Chief Economist (RCE) Bank BNI Wilayah 8 Bali-Nusra ini.

    Ia menambahkan syarat agar hal itu bisa terwujud adalah masyarakat Bali harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes), jangan abai dan jangan mengganggap remeh. “Demikian juga stakeholder yang lain, berkewajiban menjaga kondusifitas agar para wisatawan yang berkunjung merasa aman dan nyaman, serta tidak takut dalam menjalankan aktivitas wisatanya selama berada di Pulau Bali,” ujar Prof. Raka.

    Di samping itu, gejolak perang di Eropa antara Rusia dengan Ukraina, bisa jadi pertanda baik bagi industri pariwisata di Asia Tenggara yang letaknya jauh, termasuk Indonesia, asal perangnya tidak merambah ke mana-mana. “Kita tahu bahwa para pelancong yang selama 2 tahun tak bisa ke mana-mana, umumnya memiliki hasrat untuk berkelana akibat terkekang selama ini. Itulah yang harus dimanfaatkan secara baik oleh para pelaku industri pariwisata,” ujar Dekan FEB Undiknas Denpasar ini. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHindari Sanksi Pajak, Wapres Ajak Masyarakat Manfaatkan PPS
    Next Article Sekda Adi Arnawa Dorong Pengembangan Aplikasi “Ngantre.com”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.