Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Pangan Merangkak Naik, Minyak Goreng Kemasan Masih Langka
    Ekonomi

    Harga Pangan Merangkak Naik, Minyak Goreng Kemasan Masih Langka

    March 11, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Pangan Merangkak Naik, Minyak Goreng Kemasan Masih Langka 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Harga komoditas menjelang bulan Ramadan mulai merangkak naik, seperti cabai, bawang merah dan bawang putih, telur, dan gula pasir. Selain itu, minyak goreng kemasan juga masih langka dan harganya belum juga turun meskipun pemerintah telah memberikan pendistribusian minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Berdasarkan pantauan JawaPos.com di Pasar Kebayoran Lama, harga cabai rawit merah sekitar Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram. Bawang merah seharga Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Bawang putih seharga Rp 36.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

    Selanjutnya, ayam broiler seharga Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Telur ayam Rp 22.000 per kilogram. Gula pasir Rp 13.500 hingga Rp 15.000 per kilogram. Minyak goreng curah Rp 17.000 per kilogram dan kemasan sederhana Rp 18.000 hingga 19.000 per liternya. Serta, kentang juga mulai naik jadi Rp 16.000 per kilogram.

    “Minyak goreng di Indomaret Alfamart aja nggak pernah nemu. Gula juga sama, masih mahal,” kata Indri, salah satu pembeli di pasar kepada JawaPos.com, Jumat (11/3).

    Indri mengeluhkan harga pangan yang terus naik. Sebab Indri sebagai penjual makanan mie ayam mengaku kebingungan dalam menentukan harga jual. “Mau dinaikin harga per porsi juga nggak enak. Di akalin aja jadi dikurang-kurangin. Itu juga untungnya tipis sekarang,” ungkapnya.

    Sementara, seorang pedagang sayur bernama Suji mengaku, setiap memasuki bulan Ramadan harga memang cenderung naik. Hal serupa juga terjadi saat memasuki hari raya Idul Fitri. “Ya memang dari sananya naik. Kalau mau Puasa Lebaran kan memang naik. Tapi yang penting stok ada jadi nggak bingung saya jualan,” pungkasnya.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePengamat: Perlu Penjelasan Secara Utuh Peristiwa Penembakan di Sukoharjo
    Next Article MUI Sepakat dengan BNPT Soal Ciri-Ciri Penceramah Radikal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.