Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jual Beli Ternak Berkaki Empat di Pasar Kayuambua Dihentikan Sementara
    Ekonomi

    Jual Beli Ternak Berkaki Empat di Pasar Kayuambua Dihentikan Sementara

    July 5, 2022Updated:November 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jual Beli Ternak Berkaki Empat di Pasar Kayuambua Dihentikan Sementara 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jual Beli Ternak Berkaki Empat di Pasar Kayuambua Dihentikan Sementara 2
    Aktivitas jual beli ternak berkaki empat di Pasar Hewan Kayuambua di Kecamatan Susut. (BP/kmb)

    BANGLI, BALIPOST.com – Aktivitas jual beli ternak berkaki empat di Pasar Hewan Kayuambua di Kecamatan Susut dihentikan sementara sejak Selasa (5/7). Penghentian itu dilakukan berkaitan dengan munculnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkit sejumlah ternak sapi di Bali.

    Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Made Alit Parwata mengatakan selain sapi, aktivitas jual beli babi dan kambing di pasar itu juga dihentikan sementara. Sedangkan untuk jual beli hewan lainnya, seperti ayam dan itik, masih tetap dibuka.

    Pihaknya tidak bisa memastikan kapan jual beli ternak berkaki empat ini dibuka kembali. Ia mengaku akan menunggu perkembangan situasi.

    Kebijakan menghentikan aktivitas diambil Pemkab Bangli berkaitan adanya rencana vaksinasi ternak sapi yang akan dilakukan pemerintah mulai Rabu (6/7). Ternak sapi milik masyarakat dikondisikan agar tetap berada di kandang selama 14 hari.

    Alit menjelaskan pada tahap pertama ini jumlah sapi di Bangli yang akan divaksinasi sebanyak 14.549 ekor. Diprioritaskan di desa yang ada kasus PMK, yakni di Buahan dan Demulih serta wilayah/desa sekitarnya. “Selanjutnya baru vaksinasi akan dilaksanakan melebar di wilayah lainnya,” jelasnya.

    Untuk kegiatan vaksinasi sapi, Dinas PKP Bangli menyiapkan 15 tim vaksinator. Terdiri dari satu dokter hewan dan beberapa petugas pencatat. Vaksinasi juga akan melibatkan petugas kepolisian dan TNI. Namun, kegiatan lainnya masih berjalan dengan lancar seperti jual beli susu kambing etawa di kota Bali.

    (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAturan Vaksin Booster Jadi Syarat Mobilitas, Luhut Sebut Segera Diterapkan
    Next Article PFI Yakin Masyarakat Indonesia Tetap Dermawan Meski Ada Kasus ACT
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.