Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sisa Waktu Cuma 5 Bulan, Pengerjaan Pasar Tematik Ubud Diminta Tak Molor
    Ekonomi

    Sisa Waktu Cuma 5 Bulan, Pengerjaan Pasar Tematik Ubud Diminta Tak Molor

    July 26, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sisa Waktu Cuma 5 Bulan, Pengerjaan Pasar Tematik Ubud Diminta Tak Molor 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sisa Waktu Cuma 5 Bulan, Pengerjaan Pasar Tematik Ubud Diminta Tak Molor 2
    Anggota DPRD Gianyar mengecek pembangunan Pasar Tematik Ubud, Senin (25/7). (BP/Istimewa)

    GIANYAR, BALIPOST.com – Disperindag Kabupaten Gianyar telah memutus kontrak pengerjaan Pasar Ubud dengan Pelaksana Proyek (Citra Prasasti Kencana KSO). Padahal sisa waktu pengerjaan proyek ini tinggal 5 bulan atau 150 hari.

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Gianyar, Ketut Sudarsana, Senin (25/7), meminta secepatnya menunjuk pelaksana proyek baru melanjutkan pengerjaan proyek Pasar Tematik Ubud. Diungkapkannya, dewan sejalan dengan pandangan pemerintah terkait pemutusan kontrak Pelaksana Proyek (Citra Prasasti Kencana KSO).

    Pemutusan kontrak pengerjaan ini dikarenakan penyedia dinilai lalai dan tidak mampu menampilkan progres pengerjaan sesuai dengan tertera dalam kontrak. Pengerjaan proyek Pasar Ubud masih di bawah 2 persen dari semestinya sudah mencapai 6 persen.

    “Kami berharap pembangunan Pasar Ubud tidak lama molor,” jelasnya.

    Sesuai dengan kontrak kerja dengan penyedia proyek sebelumnya, Proyek Pasar Ubud diselesaikan dalam waktu kerja 225 hari. Sampai 1 Agustus 2022 sisa waktu pengerjaan Pasar Ubud berkisar 150 hari.

    “Dewan berharap penyedia yang baru bisa menyelesaikan proyek Pasar Ubud dengan sisa tenggang waktu 150 hari,” tegasnya.

    Sebelumnya, Citra Prasasti Tri Kencana KSO memenangkan tender atas Konstruksi Revitalisasi Pasar Tematik Wisata Ubud Konstruksi Revitalisasi Pasar Tematik Wisata Ubud Lanjutan senilai Rp79.689.100.987,68 dengan masa pelaksanaan selama 225 hari kalender terhitung sejak tanggal 17 Mei 2022. Konstruksi Revitalisasi Pasar Tematik Wisata Ubud tersebut dibiayai dari DAK Kementerian Perdagangan RI sebesar Rp72.524.549.688 dan Dana Pendamping dari PAD Kabupaten Gianyar sebesar Rp7.164.521.299,688. (Wirnaya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari Ratusan Karyawan Grand Inna Bali Beach Tak Terima Di-PHK hingga Gempa Cukup Keras
    Next Article Silk-FAW konfirmasi rencana produksi mobil sport listrik di Italia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.