Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Orang-orang Kaya RI Kembali Lirik Investasi Properti di Luar Negeri
    Ekonomi

    Orang-orang Kaya RI Kembali Lirik Investasi Properti di Luar Negeri

    August 30, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Orang-orang Kaya RI Kembali Lirik Investasi Properti di Luar Negeri 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dana investasi masyarakat Indonesia akhirnya kembali bergerak setelah dua tahun tersimpan. Instrumen yang kembali dilirik investor kakap adalah properti di luar negeri.

    Managing Director Galaxy Sumatera Henry Nugroho mengatakan, investasi properti di luar negeri atau destinasi global masih menjadi salah satu pilihan favorit konsumen. Sebab, ada beberapa daya tarik.

    “Negara yang menarik bagi konsumen, biasanya mereka ingin anaknya belajar di sana. Contohnya Melbourne, Australia, yang menyerap 60 persen dari investor properti asing di kami,” paparnya dalam pembukaan pameran World Property Insight di Surabaya Senin (29/8).

    Selain itu, investor Indonesia membeli rumah di suatu negara untuk dijadikan destinasi wisata permanen. Negara tersebut memiliki daerah yang menyediakan program sebagai permanent residence.

    Misalnya Spanyol dan Portugal yang menyediakan golden visa bagi warga asing yang mempunyai properti di negara tersebut. Principal Ray White HR Muhammad Bambang Budiono menambahkan, pameran properti asing biasanya menarik investor.

    Terakhir, sebelum pandemi, pihaknya mengatakan, terdapat sekitar 23 transaksi yang dicapai. Nilai per transaksi mencapai Rp 3–4 miliar.

    Bambang mengungkapkan, banyak sekali negara yang kini membuka pintu untuk pemilik hunian asing serta punya potensi pertumbuhan. Misalnya Filipina dan Kamboja yang ekonominya sedang tumbuh.

    “Filipina sekarang ini mengalami yang dinamakan high rental yield, yakni sekitar 7 sampai 9 persen. Turki juga punya potensi besar karena mata uangnya sedang berada dalam titik terendah,” imbuhnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTata Kelola Pertambangan Kerap Jadi Perhatian Investor
    Next Article Raffi Ahmad Ingin fokus ke Animasi Usai Pensiun dari Dunia Hiburan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.