Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Entertainment»First Kill yang Menjadi Prekuel Orphan
    Entertainment

    First Kill yang Menjadi Prekuel Orphan

    September 4, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    First Kill yang Menjadi Prekuel Orphan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pada 2009, moviegoers dihebohkan dengan sosok Isabelle Fuhrman, gadis 12 tahun yang berperan sebagai psikopat berusia 33 tahun, yang menyamar sebagai anak kecil berusia 9 tahun dalam film Orphan (2009). Tiga belas tahun kemudian, Fuhrman kembali memerankan karakter ikonik itu dalam prekuelnya, Orphan: First Kill.

    —

    ORPHAN: First Kill mengisahkan perjalanan hidup Leena (Fuhrman) sebelum dirinya membunuh keluarga Coleman dalam film Orphan (2009). Leena merupakan perempuan yang menderita gangguan hormon bernama hypopituitarism yang membuat penampilannya tampak seperti bocah berusia 9 tahun. Dia termasuk dalam daftar pasien yang berbahaya di Saarne Institute, Estonia.

    Dengan kecerdikannya, Leena berhasil kabur dari Saarne Institue. Dia mencari cara agar bisa bertahan hidup. Yakni, berpura-pura menjadi Esther, sosok gadis kecil dari keluarga Albright yang kaya di Darien, Connecticut, yang menghilang selama empat tahun. Semuanya berjalan cukup lancar hingga Tricia (Julia Stiles), ibu dari Esther, mencurigai ada yang tidak beres dengan putrinya yang kembali tersebut.

    Don’t judge a film by its trailer. Dari trailer-nya, alur film itu seolah-olah bisa ditebak. Bahkan, alurnya seolah-olah tampak mirip dengan Orphan (2009). Yakni, tentang Esther yang berhasil menipu dan membunuh keluarganya. Namun, rupanya poin penting dalam film tersebut adalah adanya plot twist yang besar. Penonton akan mengetahui mengapa Leena yang gila menjadi semakin gila.

    Fuhrman yang kini telah berusia 25 tahun masih berhasil memainkan sosok Esther dengan baik. Bagaimana Fuhrman mempersiapkan dirinya untuk kembali memerankan karakter yang sama setelah lebih dari satu dekade itu menjadi salah satu daya tarik terbesar film itu.

    ’’Kali pertama ketika aku melakukan ini, sebagai seorang anak, aku sangat peduli dengan berpura-pura menjadi orang dewasa. Dan kali ini aku benar-benar harus menempatkan diriku pada posisi Leena dan berpura-pura menjadi anak kecil,’’ kata Fuhrman sebagaimana dilansir MovieWeb.

    Salah satu hal yang dilakukannya untuk mendalami peran adalah berinteraksi dengan dua anak kecil yang menjadi pemeran penggantinya dalam film itu. Mereka adalah Sadie Lee dan Kennedy Irwin. Fuhrman banyak berbicara dengan mereka tentang adegan dan mendengar saran mereka tentang hal-hal baru apa yang bisa dibawa ke dalam sosok Esther.

    ’’Aku merasa pertunjukan kali ini jauh lebih berlapis, karena aku memiliki dua suara lain yang membantuku,’’ katanya.

    Peran Fuhrman sebagai Esther memang menarik, tapi tak cukup membuat film tersebut layak ditonton dua kali. Plot twist-nya mengejutkan, tetapi juga tidak sekuat film pertamanya. Adegan demi adegan pun terasa kurang intens dan gereget. Mungkin karena penonton mengetahui akhir apa yang akan dijalani Esther.

    TRIVIA

    – Fuhrman memakai lensa kontak dengan diameter pupil yang besar dalam film ini. Sebab, anak-anak memiliki pupil yang lebih besar daripada ketika sudah dewasa.

    – Properti berukuran ekstrabesar digunakan agar Fuhrman tampak kecil. Misalnya, sofa, sendok, piring, dan garpu. Para aktor lain juga memakai sepatu dengan lapisan platform yang tebal agar Fuhrman terlihat lebih pendek.

    – Fuhrman mengaku telah ditawari sutradara William Brent Bell untuk membintangi Orphan 3. Di sisi lain, Bell juga menyatakan bahwa dirinya percaya sebuah franchise adalah trilogi yang bisa menceritakan kisah sepenuhnya. Namun, belum ada informasi lebih lanjut soal Orphan 3.

    ORPHAN: FIRST KILL

    SUTRADARA: William Brent Bell

    PEMAIN: Isabelle Fuhrman, Rossif Sutherland, Hiro Kanagawa, Matthew Finlan, Julia Stiles

    DISTRIBUTOR: Paramount Players

    TANGGAL RILIS: 31 Agustus 2022

    DURASI: 99 menit

    IMDb: 6/10

    Rotten Tomatoes: 74 persen


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurvei Sebut Ini Lima Besar Partai Elektabilitas Teratas
    Next Article Big Mouth, Pengacara Kacangan Dituduh Jadi Mafia Besar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens (YouTube/Netflix))

    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens Charlize Theron vs Taron Egerton

    April 28, 2026
    Dyandra Global Tiket EXO Habis Sekejap, War Tambahan Bikin Heboh (Ilustrasi/AI)

    Dyandra Global Tiket EXO Habis Sekejap, War Tambahan Bikin Heboh

    April 15, 2026
    Romi The Jahat Meninggal (Instagram/@rtjofficial)

    Romi The Jahat Meninggal, Musik Punk Indonesia Kehilangan Figur Penting

    February 10, 2026
    Whip Pink Lula Lahfah: Kematian Selebgram Bikin Isu Gas Tertawa Viral (X/@satunusa185593)

    Whip Pink Lula Lahfah: Kematian Selebgram Bikin Isu Gas Tertawa Viral

    January 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.