Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kata Mabes Polri Soal Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo
    News

    Kata Mabes Polri Soal Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

    September 26, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kata Mabes Polri Soal Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Mabes Polri sampai saat ini belum bisa memastikan ada keterkaitan serangan teroris dalam ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Jawa Tengah.

    Sampai saat ini, tim di lapangan masih terus melakukan pendalaman terkait ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo itu. Namun dugaan awal menyebutkan bahwa ledakan itu bersumber dari bahan petasan.

    “(Soal terkait jaringan teroris) ledakan, masih pendalaman oleh Polda Jateng Polresta Solo dan diback up Satgaswil Densus 88,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo seperti dikutip Pojoksatu (Jawa Pos Group), Senin (26/9).

    Dedi menuturkan, Satgaswil Densus 88 juga ikut mendalami ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Sukoharjo tersebut. Keterlibatan Satgaswil Densus 88 itu guna untuk memastikan ada tidaknya ledakan tersebut dengan jaringan teroris.

    “Pendalaman diback-up Satgaswil Densus 88. Nanti Kabag sampaikan updatenya,” ujarnya.

    Diketahui, ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo, Jawa Tengah terjadi pada Minggu (25/9) malam. Diduga sumber ledakan berasal dari paket kardus. Paket tersebut diletakan di Asrama Grogol Indah Solo Baru. Paket kardus yang meledak itu merupakan kiriman CV Mandiri Sujono di Indramayu. Saat ini, polisi juga sudah menangkap satu warga Indramayu yang diduga mengirimkan paket tersebut.

    Suara ledakan di Aspol Grogol Indah Solo Baru, Grogol, Kabupaten Sukoharjo itu bahkan terdengar warga dari kejauhan. Akibat ledakan itu, satu orang anggota polisi terluka dan harus menjalani perawatan intensif. “Bahwa benar anggota kita yang hari ini menjadi korban pernah melakukan razia satu tahun yang lalu terkait paket pesanan online namanya bubuk hitam,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Lutfi.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMitsubishi New Xpander Cross yang layak disebut sempurna
    Next Article Belum Setahun, Pajak Reklame Badung Sudah Lampaui Target
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.