Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pantau Pasar Hewan Rubaya, Bupati Minta Veteriner Ditugaskan Setiap Pasaran 
    Ekonomi

    Pantau Pasar Hewan Rubaya, Bupati Minta Veteriner Ditugaskan Setiap Pasaran 

    October 2, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pantau Pasar Hewan Rubaya, Bupati Minta Veteriner Ditugaskan Setiap Pasaran  1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pantau Pasar Hewan Rubaya, Bupati Minta Veteriner Ditugaskan Setiap Pasaran  2
    Pantau -Bupati Karangasem, I Gede Dana saat memantau aktivitas di Pasar Hewan Rubaya. (BP/Ist)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Sehari pascadibukanya kembali pasar hewan di Pasar Bebandem dan di Pasar Rubaya, aktivitas jual beli hewan sangat bergeliat. Betapa tidak setelah beberapa bulan ditutup sejak merebaknya Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, praktis bisnis atau aktivitas jual beli ternak sapi di Karangasem lumpuh total karena pemerintah melakukan berbagai pengetatan guna mencegah meluasnya penyebaran PMK.

    Sehari setelah dibukanya kembali dua pasar hewan terbesar di Karangasem tersebut, Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi oleh Ketua Satgas PMK yang juga Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Kadis Perindagkop dan Kadis Pertanian, Sabtu (1/10) memantau langsung aktivitas jual beli di Pasar Hewan Rubaya, Kecamatan Kubu, Karangasem.

    Secara seksama Bupati Gede Dana yang ditemani sejumlah veteriner dari Dinas Pertanian Karangasem, melihat kongisi kesehatan sapi yang diperjual belikan di Pasar Rubaya. “Saya bersama Ketua Satgas PMK sengaja turun hari ini untuk memastikan seperti apa pengawasan yang dilakukan oleh Medik Veteriner terhadap sapi yang dijual belikan di Pasar Rubaya. Karena ini penting untuk cegah tangkal penyebaran PMK dan memastikan sapi yang dijual di pasar itu benar-benar sehat dan terbebas dari PMK,” ujar Bupati Gede Dana.

    Gede Dana, menambahkan, menyusul telah dibukanya kembali aktifitas di dua pasar hewan terbesar di Karangasem tersebut, pihaknya meminta Dinas Pertanian untuk membuat pos pengawasan kesehatan hewan di masing-masing pasar, dan menugaskan beberapa Medik Veteriner pada setiap pasaran hewan. Ini sangat penting, mengingat sejumlah petani dan saudagar sapi dari beberapa kabupaten lain juga melakukan transaksi di dua pasar hewan ini.

    “Prosedur keamanan dan kesehatan hewan juga harus terus diperhatikan! Saya juga sudah perintahkan agar setiap kendaraan pengangkut hewan yang keluar masuk areal pasar harus di semprot cairan disinfektan. Yang terpenting prosedur penanganan sapi jika ditemukan bergejala PMK harus dilaksanakan dengan baik,” katanya sembari menyatakan, senang akhirnya aktifitas transaksi jual beli sapi di Karangasem bisa kembali bergeliat, karena pembukaan pasar hewan ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi petani.

    Sebelumnya, Sekda Sedana Merta, mengatakan, setelah dibukanya kembali pasar hewan ini, ada beberapa poin penting yang harus ditaati penjual atau peternak serta pembeli saat melakukan transaksi. Salah satunya, penjual harus memastikan ternak sapi yang dijual di pasar ini bebas PMK. Begitu ternak akan diturunkan dari mobil pickup, sudah harus disemprot disinfektan. Sekda juga meminta masyarakat agar ikut mengawasi dan melaporkan jika terlihat ada tanda sapi yang terinfeksi PMK diperjualbelikan.

    “Kami juga akan memasang spanduk himbauan terkait penanganan dan pencegahan PMK ini. Dirinya juga berharap dengan dibukanya pasar hewan kembali,akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat khususnya petani dan peternak di Karangasem, meski di tengah situasi inflasi yang juga tinggi,” tandasnya.

    Sementara itu, berdasarkan laporan dari Diskoperindag Karangasem, untuk di Pasar Hewan Bebandem pada hari pertama dibukanya kembali pasar hewan tersebut, tercatat ada sebanyak 85 ekor sapi yang masuk, dengan jumlah sapi yang laku terjual sebanyak 61 ekor. Dari jumlah tersebut tercatat nilai transaksinya mencapai kurang lebih Rp 297,4 Juta. Sementara di Pasar Hewan Rubaya, Sabtu (1/10/2022) jumlah sapi yang masuk untuk diperdagangkan sebanyak 35 ekor, sedangkan yang laku terjual sebanyak empat ekor dengan nilai transaksi total sebesar Rp. 52 Juta.(Adv/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePertamax Turun, Solar Nonsubsidi Naik Harga
    Next Article Oktober Jadi Bulan Keberuntungan dan Kebahagiaan Bagi 4 Zodiak Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.