Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bank Mandiri Prediksi Inflasi 2022 Capai 6,27 Persen
    Ekonomi

    Bank Mandiri Prediksi Inflasi 2022 Capai 6,27 Persen

    October 5, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bank Mandiri Prediksi Inflasi 2022 Capai 6,27 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Inflasi menjadi perhatian bagi banyak pihak. Apalagi sudah mencapai 5,95 persen year-on-year pada September. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan inflasi mencapai 6,27 persen.

    Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan menjelaskan, hasil riset tim ekonom bank pelat merah itu menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Berbagai indeks ekonomi, baik produsen maupun konsumen di tanah air, masih bergerak dengan kencang.

    “Dengan kondisi seperti itu, kami masih meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III akan lebih tinggi daripada pertumbuhan di kuartal II,” jelasnya dalam sambutan Mandiri Economic Outlook kuartal III 2022 secara virtual Selasa (4/10).

    Dia menjelaskan, pertumbuhan PDB kuartal II 2022 sebesar 5,44 persen merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Hal tersebut disebabkan Indonesia merupakan salah satu negara yang punya penopang. Yakni, sumber daya alam.

    Sebab, hambatan ekonomi terbesar tahun ini bukanlah pandemi, melainkan krisis geopolitik yang dipicu konflik Rusia dan Ukraina sehingga banyak negara sulit mendapatkan komoditas. “Yang diuntungkan justru negara seperti Indonesia. Karena kebutuhan komoditas naik, kinerja ekspor juga terkerek,” tegasnya.

    Tercatat, lanjut dia, surplus neraca perdagangan periode Januari–Agustus 2022 mencapai USD 34,9 miliar. Jauh lebih tinggi daripada periode yang sama pada 2021 sebesar USD 20,7 miliar.

    Satu-satunya tekanan ekonomi RI adalah inflasi yang mulai terkerek. Namun, hal itu terdampak kebijakan ekonomi negara maju seperti Amerika Serikat (AS). Dia mencontohkan, bank sentral AS menaikkan suku bunga sehingga melemahkan nilai tukar rupiah.

    “Bank sentral Indonesia pastinya harus mengimbangi langkah AS. Dan menurut proyeksi, kenaikan suku bunga AS bakal berlanjut hingga tahun depan,” paparnya.

    Dengan asumsi tekanan inflasi dua bulan terakhir melandai, Bank Mandiri memprediksi inflasi 2022 berada di kisaran 6,27 persen.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAkhirnya Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orang Tua Brigadir Yosua
    Next Article Jessica Iskandar Umumkan Jual Rumah di Jakarta, Ini Perkembangannya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.