Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Cangkang Simcard Disulap Jadi “Conblock” dan Pegangan HP
    Ekonomi

    Cangkang Simcard Disulap Jadi “Conblock” dan Pegangan HP

    October 20, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cangkang Simcard Disulap Jadi "Conblock" dan Pegangan HP 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cangkang Simcard Disulap Jadi "Conblock" dan Pegangan HP 2
    Cangkang Simcard dan kartu perdana bekas dikumpulkan untuk kemudian diolah menjadi produk conblock dan pegangan HP. (BP/iah)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Cangkang Simcard dan kartu perdana bekas yang sudah tidak digunakan disulap menjadi “Conblock” dan Pegangan HP (smartphone holder). Hal ini dilakukan Telkomsel bekerja sama dengan PlusTik.id sebagai salah satu upaya kampanye “Jaga Bumi.”

    Dalam peluncuran kampanye yang dilakukan Kamis (20/10) di Kuta, Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, pihaknya berkeinginan untuk mengelola sendiri sampah plastik yang dihasilkan. Telkomsel Jaga Bumi, jelasnya, merupakan salah satu program inisiatif CSR yang dihadirkan untuk membuka peluang bagi seluruh masyarakat Indonesia agar dapat terlibat langsung dalam menjaga kelestarian dan masa depan bumi.

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021, total sampah plastik Indonesia mencapai 11,6 juta ton. Jika dipersentasekan, sampah plastik mencapai 17 persen dari total sampah nasional yang mencapai 68,5 juta ton.

    Sebagai langkah awal, katanya, Telkomsel berfokus pada isu pengelolaan waste management dengan menjalin kolaborasi bersama platform PlusTik untuk mendaur ulang hasil limbah kartu perdana yang berbahan material plastik di Bali. Produk yang didaur ulang ini mencakup kemasan kartu perdana dan cangkang simcard.

    Dipilihnya dua produk ini karena sampah terbesar yang dihasilkan operator telekomunikasi adalah simcard dan cangkangnya. Di Indonesia, jumlah produksi mencapai 200 juta simcard per tahun untuk semua operator. Umumnya, konsumen membuang packaging dan cangkangnya di outlet.

    “Melalui aksi kolaboratif bersama PlusTik, Telkomsel mengambil langkah terdepan untuk menghadirkan solusi atas persoalan limbah plastik di Indonesia. Upaya ini sekaligus menjadi langkah Telkomsel dalam membantu pemerintah, sekaligus dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan yang menjadi salah satu pembahasan utama pada forum G20,” ujarnya.

    Sementara itu, Founder dan CEO PlusTik Reza Hasfinanda menyampaikan langkah yang dilakukan Telkomsel untuk mengolah limbah hasil kemasan dan cangkang kartu perdananya merupakan hal yang positif. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Telkomsel benar-benar peduli dan bertanggung jawab terhadap sampah plastik yang mereka hasilkan,” ujarnya.

    Ia pun menjelaskan proyek pendaurulangan sampah plastik milik operator selular ini menggandeng mitra outlet reseller Telkomsel. Kerja sama baru dilakukan di Bali dan diharapkan bisa berkembang ke seluruh Indonesia.

    Prosesnya, Telkomsel terlebih dahulu akan mengumpulkan dan mendata jumlah sampah plastik dari limbah kartu perdana bekas pakai maupun yang berhasil dikumpulkan pada setiap periode tertentu. Kemudian, sampah plastik tersebut diambil oleh PlusTik untuk didaur ulang menjadi sejumlah produk, seperti smartphone holder dan pavement blocks.

    Cangkang Simcard Disulap Jadi "Conblock" dan Pegangan HP 3
    Conblock yang dihasilkan dari daur ulang sampah plastik cangkang simcard dan kartu perdana bekas diperlihatkan manajemen Telkomsel dan PlusTik, Kamis (20/10) di Kuta, Badung. (BP/iah)

    Smartphone holder hasil daur ulang akan didistribusikan kembali ke outlet-outlet reseller dan dapat digunakan untuk smartphone yang mereka display. Kemudian untuk produk pavement blocks (conblock) yang dihasilkan akan digunakan oleh Telkomsel sebagai bahan material untuk kebutuhan renovasi maupun pembangunan fasilitas gedung baru di masa mendatang.

    Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara, KLHK, Ni Komang Shanti sangat berterima kasih pada pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan. Ia menilai tindakan Telkomsel yang mulai melakukan daur ulang sampah plastik yang dihasilkan sangat positif.

    Sebab, hal ini akan memperpanjang umur produk. “Kita perpanjang umur produk, jangan sekali pakai. Pada nantinya akan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan yang disebut circular economy,” ujarnya.

    Ia pun menekankan teknologi harus beriringan dengan kelestarian lingkungan. Sebab, lingkungan pada suatu saat tidak akan bisa kembali atau menyembuhkan dirinya sendiri.

    Mencegah kemungkinan ini, dijelaskannya, tanggung jawab produsen (peta jalan produsen) untuk mengurangi dan mengolah sampah plastik sudah disusun oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Peraturan tingkat nasional ini juga sudah diadopsi oleh Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster melalui sejumlah peraturan daerah terkait pengurangan sampah plastik,” jelasnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRandy Pangalila Berakting Laga di Film Horor Qodrat
    Next Article Ashanty Sebut Aurel-Atta Ingin Cepat Punya Anak Lagi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.