Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»ADB Sebut Rasio Pajak Indonesia Salah Satu yang Terendah di OECD
    Ekonomi

    ADB Sebut Rasio Pajak Indonesia Salah Satu yang Terendah di OECD

    September 18, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ADB Sebut Rasio Pajak Indonesia Salah Satu yang Terendah di OECD 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mendorong reformasi perpajakan. Diharapkan, rasio pajak Indonesia yang masih rendah terdongkrak. Karena itu, pemerintah perlu bersinergi dengan negara-negara lain.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia tidak bisa berdiri sendiri dalam melakukan reformasi perpajakan. “Tax ratio kita yang rendah serta reformasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kita tidak bisa melakukannya sendiri,” ujar tokoh 58 tahun tersebut dalam webinar Asian Development Bank (ADB) Kamis (17/9).

    Dukungan masyarakat internasional amat dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan pemerintah. Kerja sama dengan negara lain dalam reformasi pajak juga diperlukan. Selain itu, pemerintah harus memberikan peluang tentang pengalaman mengenai praktik-praktik pelanggaran di bidang perpajakan.

    “Ada sesuatu yang dapat dikendalikan negara kami sendiri dalam merancang reformasi tersebut. Namun, kami juga perlu bertukar pengalaman dan pengetahuan serta melihat praktik kebijakan yang sangat kritis dari luar,” kata menteri yang akrab disapa Ani tersebut.

    Mantan direktur pelaksana World Bank itu menyebutkan, ada beberapa kerja sama perpajakan internasional yang diinisiatori lembaga ekonomi dan keuangan internasional. Misalnya, World Bank, International Monetary Fund (IMF), hingga Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Kondisi perekonomian Indonesia yang terbuka juga bisa menjadi celah bagi perusahaan untuk menghindari pajak.

    Di sisi lain, Indonesia kaya sumber daya alam dan tersebar di wilayah yang luas. Pemerintah pun memerlukan dukungan negara lain dalam mengejar potensi perpajakan yang hilang tersebut.

    “Banyak operasi perusahaan yang sebenarnya lintas batas dan membuka banyak peluang penghindaran pajak,” jelas Ani.

    Pada kesempatan yang sama, Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengungkapkan bahwa bukan hanya Indonesia yang mengalami persoalan rendahnya rasio perpajakan. Negara-negara lain di Asia juga begitu.

    “Perlu juga dicatat, Asia berkembang terus menghadapi hasil pajak yang tidak stabil dengan variabilitas yang besar dari waktu ke waktu,” terangnya.

    Umumnya, rasio pajak terhadap PDB atau tax to GDP ratio setidaknya 15 persen. Menariknya, meski negara-negara di kawasan Asia, khususnya ASEAN, mengalami perkembangan ekonomi yang baik, rasio perpajakannya justru rendah. Berdasar data OECD pada 2018, rasio pajak Indonesia adalah salah satu yang terendah. Yakni, 11,9 persen PDB. Padahal, rata-rata OECD waktu itu adalah 34,3 persen.

    Indonesia bahkan kalah dari Malaysia dan Singapura yang memiliki rasio 13,2 persen dan 12,5 persen. Bahkan, Papua Nugini mampu mencapai 12,1 persen PDB.

    Asakawa menjelaskan, penerimaan negara yang seret membuat berbagai negara memperbesar porsi utang. Karena itu, dia menyarankan agar Indonesia dan negara-negara di Asia lainnya memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan pajak.

    “Untuk mencapai hal ini, pemerintah dapat mengadopsi instrumen kebijakan yang ditargetkan seperti insentif pajak yang lebih disesuaikan dan hemat biaya,” tutur dia.

    RASIO PAJAK

    Indonesia: 11,5 persen

    Malaysia: 13,6 persen

    Singapura: 14,1 persen

    Papua Nugini: 13,7 persen

    Thailand: 17,6 persen

    Filipina: 17,5 persen

    *data per 2019

    Sumber: OECD


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAnggota Komisi VIII Sesalkan Program Polemik Kemenag Masih Jalan
    Next Article Brigjen Setyo Budiyanto Resmi Menjabat Dirdik KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.