Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ahli Sebut Vaksin Nusantara Dilanjutkan dengan Publikasi Penelitian
    News

    Ahli Sebut Vaksin Nusantara Dilanjutkan dengan Publikasi Penelitian

    April 17, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ahli Sebut Vaksin Nusantara Dilanjutkan dengan Publikasi Penelitian 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Ahli kesehatan Andreas Harry Lilisantoso yang juga anggota International Advance Research Asosiasi Alzheimer Internasional (AAICAD) menyarankan Vaksin Nusantara terus dilanjutkan. Namun harus diiringi dengan publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional.

    ”Perihal Vaksin Nusantara ini, lanjutkan saja terus penelitiannya dan penuhi kriteria-kriteria riset yang lazim dalam dunia ilmiah. Lalu dilengkapi publikasi dalam jurnal nasional maupun internasional,” kata Harry seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Sabtu (17/4).

    Dengan adanya jurnal ilmiah, baik nasional dan juga internasional, kata dia, semua pihak terkait bisa dan terbuka melakukan kajian-kajian. ”Sehingga bisa menghindarkan penilaian bahwa itu jangan promosi atau bahkan sekadar komentar-komentar,” kata Harry yang juga ahli saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) itu.

    Menurut Andreas Harry, yang juga sukarelawan yang terlibat dalam membantu menggalang bantuan nutrisi bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, bila yang dominan adalah komentar-komentar, terlebih dari kalangan yang tidak dalam kapasitas mengkaji sesuai keilmuan kesehatan, yang terkesan minta pengakuan atas efektivitas vaksin, maka lebih banyak pada kondisi kontraproduktif.

    Terkait polemik Vaksin Nusantara, dia juga tidak setuju jika ada pendapat bahwa satu institusi yang berwenang, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akan menghambat suatu penelitian yang bagus. Kemungkinan ada kesalahan prosedur atau ada yang menyimpang secara prosedur atas kaidah-kaidah penelitian sehingga kemudian disampaikan BPOM terkait Vaksin Nusantara itu.

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenghapusan Hak Tagih Dinilai Bisa Ringankan Pelaku Usaha UMi
    Next Article Trenggono Ingatkan Eksportir Produk Perikanan Tak Curangi Pajak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.