Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Air Danau Batur Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam
    Ekonomi

    Air Danau Batur Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam

    February 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Air Danau Batur Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Air Danau Batur Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam 2

    BANGLI, BALIPOST.com – Sejumlah petani di Desa Buahan, Kintamani kini tidak bisa menggarap lahan pertanian secara maksimal. Pasalnya sebagian lahan mereka terendam air danau Batur yang meluap akibat dampak musim hujan.

    Seperti yang diungkapkan I Made Antara petani di desa setempat. Kata Antara hujan yang sering mengguyur akhir -akhir ini telah membuat permukaan air danau Batur naik hingga 40 cm. Jika hujan terus mengguyur sampai dua Minggu kedepan diperkirakan air danau meluap hingga ke jalan raya. “Sekarang ketinggian air sudah naik sampe senderan pinggiran jalan di Buahan,” ungkap Antara, Jumat (5/2).

    Dampak dari naiknya air danau, lanjutnya, membuat lahan pertanian milik warga yang ada di pinggiran danau banyak terendam. Kebanyakan lahan yang terendam berisikan tanaman sayur. “Sekarang intensitas pertanian menurun karena lahan menyempit,”ujar pria yang juga Bendesa Buahan itu.

    Selain menyebabkan lahan terendam, musim hujan juga membuat hasil panen tidak maksimal. Seperti hasil panen bawang merahnya yang banyak busuk karena hujan.

    Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sarma membenarkan bahwa lahan di pinggiran danau Batur tepatnya di Desa Buahan banyak terendam. Dari informasi yang diterimanya dari warga, luas lahan terendam mencapai lima hektare.

    Lahan yang terendam kebanyakan berisi tanaman sayuran seperti kubis, yang belum layak panen. Sejauh ini pihaknya mengaku belum sempat turun untuk mengecek kondisi langsung di lapangan. Sehingga belum bisa memperkirakan total kerugian yang dialami petani. (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePengamat Sebut Penurunan Suku Bunga Bukan Senjata Ampuh Kerek Permintaan Kredit – KRJOGJA
    Next Article Menag Ajak Umat Konghucu Rayakan Imlek Secara Sederhana
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.