Aismoli dorong APM bangun “trust” publik guna percepat elektrifikasi

Aismoli dorong APM bangun “trust” publik guna percepat elektrifikasi
Jakarta (ANTARA) – Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiadi mendorong agen pemegang merek (APM) otomotif untuk membangun kepercayaan atau trust masyarakat guna mempercepat penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia.

Menurut dia, kepercayaan masyarakat itu dapat dibangun melalui strategi pemasaran yang lebih kuat termasuk menghadirkan model kendaraan yang unik dan harga yang tidak terlalu mahal sehingga semakin diminati masyarakat.

“Pemerintah sudah menyiapkan semuanya, karpet merah sudah disiapkan pemerintah. Produsen atau pabrikan juga sudah tumbuh berkembang cukup banyak. Kemudian berikutnya tinggal adalah strategi masing-masing APM untuk bisa penetrasi ke market-nya,” kata Budi saat menghadiri peluncuran sepeda motor listrik di Jakarta, Rabu.

Budi menambahkan pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan regulasi untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik. Yang masih menjadi pekerjaan rumah, produksi dan pemasaran masih perlu dipercepat sehingga kepercayaan masyarakat mulai terbangun.

Baca juga: AISMOLI dukung langkah pemerintah dorong ekosistem kendaraan listrik

“Perkembangan saat sekarang ini kalau saya lihat memang ya secara infrastruktur, secara regulasi itu sudah siap. Tinggal adalah kecepatan dari produksi, kemudian percepatan juga untuk marketing kepada masyarakat, muncullah nanti adalah trust masyarakat untuk menggunakan itu,” ujar dia.

Selain itu, menurut dia, Aismoli juga sudah menyiapkan beberapa strategi bersama para APM untuk menggencarkan pemasaran dan penetrasi pasar sepeda motor listrik dengan harapan lebih mendekatkan produk ini kepada masyarakat.

“Karena yang sedang kita lakukan adalah mengubah kulturnya, mengubah kebiasaannya. Dari biasanya menggunakan sepeda motor yang bensin, menjadi menggunakan sepeda motor yang listrik,” kata Budi.

Ia pun memandang bahwa Indonesia termasuk negara di ASEAN, bahkan di Asia, yang sangat cepat merespon masalah produksi kendaraan listrik. Ini ditunjukkan dari catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kata Budi, terdapat sekitar 52 APM untuk motor listrik yang sudah terdaftar.

Di samping strategi yang dilakukan APM, Budi juga mengingatkan yang tak kalah penting yaitu peran berbagai pihak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa penggunaan kendaraan listrik akan membantu pengurangan polusi udara serta dapat mereduksi penggunaan subsidi BBM.

Baca juga: Kementerian ESDM beberkan manfaat konversi sepeda motor listrik

Baca juga: PLN Goes to School ajak mahasiswa gunakan motor listrik

Baca juga: Himbara siap fasilitasi pembiayaan masyarakat untuk beli motor listrik

Pewarta:
Editor: Satyagraha
Copyright © ANTARA 2023

Credit: Source link

Related Articles