Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Akademisi: Indonesia Sebaiknya Tinggalkan Gaya "Obama Care"
    News

    Akademisi: Indonesia Sebaiknya Tinggalkan Gaya "Obama Care"

    May 11, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Akademisi: Indonesia Sebaiknya Tinggalkan Gaya "Obama Care"

    Ada yang menyebut BPJS Kesehatan sebagai riba.

    Jakarta – Akademisi Ali Ghufron Mukti menilai Indonesia sebaiknya meninggalkan sistem jaminan kesehatan ala Obama Care. Dan sebagai gantinya, pola Trump Care dianggap cukup efektif, supaya tak memberikan beban anggaran teramat besar kepada negara.

    Perlu diketahui, Obama Care merupakan jaminan kesehatan yang dicetuskan pada zaman Barack Obama memimpin Amerika Serikat. Seperti BPJS, sistem ini mewajibkan masyarakat memiliki asuransi kesehatan.

    Baca juga : Iran Sebut Trump Hanya "Pria Kecil"

    Namun setelah Obama lengser, penggantinya, Trump berupaya mengganti sistem ini menjadi Trump Care. Tidak hanya mengubah nama, Trump Care kelak tidak mewajibkan semua orang memiliki asuransi kesehatan. Opsional. Karena Obama Care dianggap membebani anggaran negara.

    “Yang mendekati dengan kita (BPJS, Red) itu Obama Care. Karena itu paketnya komprehensif. Bahkan saking komprehensifnya, semua dijamin,” kata Ghufron pada Jumat (11/5) di Jakarta.

    Baca juga : Singapura Terpilih Jadi Tempat Pertemuan Trump dan Kim Jong-un

    Ghufron mengatakan, sistem Obama Care memakan APBN dalam porsi besar. Buktinya, tahun lalu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan defisit hingga Rp9 triliun.

    Selain itu, sistem ini juga kerap menimbulkan persoalan. Di antaranya jaminan ketersediaan obat, hingga infrastruktur yang belum memadai, akibat pembangunan yang belum merata di setiap daerah.

    Baca juga : Keputusan AS Bakal Picu Kebangkitan Nuklir Iran

    Karena itu, jaminan kesehatan yang effective coverage dinilai lebih tepat. Sehingga manfaat pelayanan yang diterima masyarakat, sesuai dengan yang dijanjikan oleh pemerintah.

    “Menurut saya lebih bagus itu effective coverage. Jadi jaminan manfaat pelayanannya efektif. Artinya apa yang tertulis dijanjikan, itu yang didapat,” ujarnya.

    Ghufron menambahkan, supaya jaminan kesehatan berlangsung dalam waktu yang panjang serta diterima secara merata oleh masyarakat, pemerintah harus memperhatikan empat hal. Pertama melakukan pembangunan massif di Indonesia bagian timur.

    “Kedua, masalah aksesnya. Ketiga, equity. Harus ada jaminan bagi warga bangsa. Keempat, sustainability. Jangan sampai sistem bagus menjadi berhenti atau ada gangguan,” tutur Ghufron.

    TAGS : Kesehatan BPJS Trump Obama Ali Ghufron Mukti

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/34182/Akademisi-Indonesia-Sebaiknya-Tinggalkan-Gaya-Obama-Care/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAwas, Jangan Terkecoh Janji Sekolah Gratis!
    Next Article Rupiah Melemah, DPR Minta Pemerintah Ambil Langkah Konkret
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.