Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Akan Ada Kecurangan Pemilu 2024, Tudingan SBY Dianggap Lemah
    News

    Akan Ada Kecurangan Pemilu 2024, Tudingan SBY Dianggap Lemah

    September 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Akan Ada Kecurangan Pemilu 2024, Tudingan SBY Dianggap Lemah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut akan ada kecurangan pada Pemilu 2024 dianggap sebagai argumentasi lemah. Sebab, tidak ada bukti yang jelas untuk membenarkan pernyataan tersebut.

    “Pernyataan SBY alasan tuduhan kecurangan diagendakannya diseting capres cuma 2 paslon. Ini argumentasi tidak kuat,” kata Pengamat Politik Abdul Hakim saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (24/9).

    Hakim mengatakan, adanya 2 paslon atau bahkan 4 paslon di Pilpres 2024 merupakan keniscayaan yang bisa terjadi. Terlebih adanya presidential threshold (PT) yang mewajibkan untuk mengusung capres-cawapres minimal memiliki 20 persen suara.

    Lemahnya pernyatan tersebut juga karena SBY maupun partai Demokrat malah meminta pihak lain, dalam hal ini pemerintah untuk membuktikan kecurangan yang dimaksud SBY. “Artinya pernyataan yang dikeluarkan, orang lain yang diminta membuktikan, ini logika yang agak menyimpang,” ucap Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI) ini.

    Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan kesiapannya turun gunung, karena adanya tanda-tanda kecurangan pada Pemilu 2024. Menurut SBY, ada upaya untuk mengatur Pilpres hanya diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres. Hal ini disampaikan SBY pada saat acara Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis-Jumat 15-16 September 2022.

    “Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” ucap SBY.

    “Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka,” pungkas SBY.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAwas Investasi Bodong, Bos BEI Ingatkan Jangan Tergiur Return Tinggi
    Next Article Mendag Zulkifli Hasan Kembali Lepas Minyakita ke Indonesia Timur
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.