Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Alat Peringatan Dini Tsunami di Jatim dan Bali Hilang
    News

    Alat Peringatan Dini Tsunami di Jatim dan Bali Hilang

    October 2, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Alat Peringatan Dini Tsunami di Jatim dan Bali Hilang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sistem peringatan dini bencana alam tsunami sejatinya sudah dipasang untuk memantau perairan selatan Jawa hingga Bali. Sayang, alat peringatan dini berupa buoy atau pelampung di Malang, Jawa Timur, dan di selatan Bali hilang.

    Menurut Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) M. Ilyas, tak ada maksud menuding pihak mana pun sebagai penyebab. Dia hanya menyayangkan.

    Sebab, selain bermanfaat sebagai pemantau dini, pada umumnya, setelah ditempatkan sekian lama di perairan, di sekitar buoy banyak ikannya.

    Bisa jadi buoy itu hilang hanyut dibawa ombak karena talinya terputus akibat aktivitas pencarian ikan di sekitarnya. Dia menyebutkan, buoy yang tersisa saat ini ada di Selat Sunda dan Cilacap. Rencananya, tahun depan BPPT memasang tujuh unit buoy sebagai sistem peringatan dini tsunami.

    Tujuh perangkat itu dipasang mulai Enggano, Bengkulu; Cilacap, Jawa Tengah; Malang, Jawa Timur; selatan Bali; sekitar Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur; sekitar Selat Makassar; dan satu lagi di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tahap berikutnya, sejumlah perangkat buoy akan dipasang di Indonesia bagian timur.

    Baca juga: Ada Potensi Bencana di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi Ancaman Tsunami

    Selain itu, BPPT akan memasang perangkat advance cable based tsunameter (CBT). Ilyas mengatakan, sesuai dengan namanya, advance CBT ini lebih meningkat fungsinya dibandingkan dengan CBT yang ada saat ini di Gunung Anak Krakatau.

    Ilyas menjelaskan, CBT generasi lama dipasang di dekat pesisir atau pantai. Sementara itu, advance CBT dipasang lebih masuk lagi ke laut lepas. ’’Dipasang di sekitar titik berpotensi terjadinya gempa dan memicu tsunami,’’ katanya kemarin (1/10).

    Perangkat advance CBT itu akan dipasang mulai Sumatera sampai bagian selatan Pulau Jawa. Menurut Ilyas, dengan adanya perangkat advance CBT, peringatan dini tsunami bisa lebih cepat tersampaikan ke stasiun pemantau, kemudian diteruskan ke masyarakat.

    Dia memperkirakan, tsunami butuh waktu 20 sampai 30 menit untuk sampai ke pantai. Di waktu krusial itu, penduduk sekitar pantai dapat segera melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman.

    Dia menjelaskan, adanya pemodelan sehingga muncul potensi gempa besar dan tsunami setinggi 20 meter itu sebagai peringatan. Dia bahkan mengatakan, sebelumnya ada pemodelan yang menyebutkan tsunami akibat gempa besar di selatan Pulau Jawa bisa sampai 50 meter.

    Dengan adanya pemodelan yang ilmiah itu, pemda di sekitar pesisir dapat memulai mengambil kebijakan mitigasi bencana. Misalnya, untuk daerah yang rendah, bisa mulai merancang rute evakuasi penduduk sampai ke titik aman. Kemudian, dihitung dengan detail berapa waktu yang dibutuhkan masyarakat sampai ke titik aman.

    Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, informasi potensi gempa kuat di zona megathrust memang sangat menarik, namun bisa memicu keresahan karena salah pengertian (misleading).

    ’’Tujuannya untuk mitigasi, tapi masyarakat memahaminya seolah-olah akan terjadi dalam waktu dekat. Padahal, tidak ada yang bisa memprediksi,” jelasnya.

    Daryono menyebut, tsunami dengan ketinggian puluhan meter dari skenario model yang dihasilkan merupakan gambaran terburuk untuk dapat dijadikan acuan dalam upaya mitigasi guna mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : wan/tau/c17/ttg


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMari Kita Dorong Produksi Kopi
    Next Article Begini Cara Mudah Bedakan Batik Asli dan Teknologi Print
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.