Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Angka Kematian Kembali Jadi Indikator Level PPKM, Disebut dalam 10 Hari Ini Tren Kasus akan Meningkat
    News

    Angka Kematian Kembali Jadi Indikator Level PPKM, Disebut dalam 10 Hari Ini Tren Kasus akan Meningkat

    August 23, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Angka Kematian Kembali Jadi Indikator Level PPKM, Disebut dalam 10 Hari Ini Tren Kasus akan Meningkat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Angka Kematian Kembali Jadi Indikator Level PPKM, Disebut dalam 10 Hari Ini Tren Kasus akan Meningkat 2
    Luhut B. Pandjaitan. (BP/iah)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, Senin (23/8), mengatakan pemerintah kembali memasukkan angka kematian dalam penentuan level pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sebelumnya indikator ini sempat tidak dimasukkan dalam kriteria penilaian selama 2 minggu terakhir.

    Dalam keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa dan Bali mengatakan indikator kematian kembali dimasukkan sebagai assesment level PPKM sesuai dengan acuan ditetapkan WHO (World Health Organization). “Jadi kalau dua minggu yang lalu kami mengambil itu (tidak memasukkan indikator kematian dalam assesment level, red), karena kami mencoba membereskan datanya,” jelasnya.

    Ia mengapresiasi kerja keras Kementerian Kesehatan terkait perapian data angka kematian ini. Walaupun, ia mengutarakan masih ada beberapa daerah yang membutuhkan satu hingga dua minggu ke depan untuk merapikan data-datanya.

    Hal ini terjadi, lanjutnya, karena perbaikan data kematian di beberapa wilayah yang sudah lebih baik. Kasus-kasus kematian yang sebelumnya tidak terlaporkan, sudah banyak dilaporkan. “Saya hanya sekedar mengingatkan dalam beberapa hari ke depan akan kembali terjadi kenaikan tren kasus konfirmasi dan juga kasus kematian akibat tabungan kasus konfirmasi dan kematian yang akan dikeluarkan oleh beberapa kabupaten/kota,” ujarnya.

    Jumlahnya, kata Luhut, kemungkinan beberapa ratus hingga ribu kasus. Ini, secara bertahap akan dikeluarkan dalam 10 hari ke depan ini.

    Terkait angka kematian yang masih tinggi di beberapa wilayah, Luhut menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta secara khusus untuk melakukan pengecekan ke lapangan dan intervensi. Salah satu penyebab tingginya angka kematian, kata Luhut, adalah masih enggannya masyarakat untuk melakukan isolasi terpusat sehingga terjadi perburukan saat melakukan isolasi mandiri yang menyebabkan telatnya mereka dibawa ke fasilitas kesehatan.

    Untuk itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat yang terkonfirmasi COVID-19 segera masuk ke pusat-pusat isolasi yang telah disiapkan dan dijamin obat-obatan dan makanannya. “Izinkan saya menyampaikan bahwa positif COVID-19 bukan lah aib yang harus ditutupi. Marilah kita cegah sedini mungkin, supaya kita tentunya bisa saling menjaga dan terhindar di tengah pandemi ini,” ajaknya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePembagunan Ekonomi Rendah Karbon, Bappenas Anggarkan Hingga Rp 34,52 T
    Next Article Vaksinasi Massif Digelar, Indonesia Masuk 10 Besar Dunia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.