Andalannews.com – Angkara Murka film 2025 bukan sekadar genre horor biasa. Film ini membawa penonton ke dalam kegelapan tambang pasir yang menyimpan misteri, dendam, dan kekuatan gaib yang tak bisa dijelaskan secara logika.
Disutradarai oleh Eden Junjung dan dibintangi para selebritis papan atas Tanah Air yang tak perlu diragukan lagi, film ini berlatar di tambang pasir yang menyimpan kekuatan mistis dan juga praktik kejam eksploitasi manusia.
Film ini diproduksi oleh Forka Films dan mengambil latar di daerah lereng Gunung Merapi, menciptakan suasana gelap, mencekam, dan penuh ketegangan.
Angkara Murka film menyajikan cerita dengan atmosfer kuat, kritik sosial tajam, dan misteri yang terbungkus dalam kisah nyata banyak pekerja tambang.
Sinopsis: Ambar dan Perjalanan Menemukan Suami yang Hilang

Cerita film ini berpusat pada Ambar, diperankan oleh Raihaanun, seorang perempuan yang mendatangi lokasi tambang pasir tempat suaminya, Jarot (diperankan oleh Aksara Dena), bekerja. Namun, Jarot tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
Ambar bersama anaknya memutuskan untuk mencari suaminya ke tambang pasir tersebut. Tapi bukannya mendapatkan jawaban, ia justru disambut oleh aura mistis dan ancaman.
Dia bertemu dengan Raden Broto (Whani Darmawan), pimpinan tambang yang dingin, kasar, dan menyimpan banyak rahasia.
Raden bahkan menyebut bahwa suaminya telah “diambil iblis” sebuah kalimat yang membuka pintu kengerian baru bagi Ambar.
Bersama Lukman (Simhala Avadana), salah satu pekerja tambang yang bersimpati, Ambar mencoba mengungkap misteri hilangnya sang suami, sekaligus menghadapi kekuatan tak kasat mata yang mulai menerornya.
Pemeran dan Karakter Utama
Berikut daftar pemeran utama dalam Angkara Murka:
- Raihaanun sebagai Ambar, tokoh utama yang gigih mencari suaminya.
- Aksara Dena sebagai Jarot, suami Ambar yang menghilang di tambang pasir.
- Simhala Avadana sebagai Lukman, pekerja tambang yang membantu Ambar.
- Whani Darmawan sebagai Raden Broto, pemilik tambang yang otoriter dan misterius.
- Rukman Rosadi dan Alex Suhendra juga turut berperan, memperkuat kedalaman cerita.
Para pemain ini tampil dengan intensitas emosi yang kuat, membuat film ini tidak hanya menegangkan tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan penonton.
Nuansa Horor dan Kritik Sosial
Angkara Murka bukan horor sembarangan. Film ini membawa pesan mendalam tentang ketimpangan sosial dan eksploitasi tenaga kerja di sektor tambang.
Tambang pasir tempat latar cerita ini berdiri digambarkan bukan hanya sebagai tempat kerja berbahaya, tapi juga sarang praktik tak manusiawi yang diselimuti oleh aura mistis.
Para pekerja di tambang tersebut menerima upah rendah, dipaksa bekerja tanpa jaminan keselamatan, dan dijadikan semacam “tumbal” demi kelancaran proyek tambang yang diyakini harus memberi korban pada kekuatan gaib penjaga alam.
Gaya Visual dan Atmosfer

Film ini mengandalkan suasana kelam dan sunyi di lokasi tambang untuk menciptakan ketegangan. Adegan demi adegan dibangun dengan irama lambat namun menghantui.
Visualnya kuat, penuh simbol, dan menciptakan perasaan terjebak dalam dunia yang tidak adil.
Kekuatan gaib dalam film ini tidak muncul dalam bentuk “jumpscare” klise. Sebaliknya, horor dihadirkan melalui rasa takut akan kehilangan, ketidakadilan, dan realita keras kehidupan para buruh tambang.
Kapan Film Angkara Murka Tayang?
Film Angkara Murka tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Mei 2025. Penonton bisa menyaksikannya di jaringan bioskop besar seperti XXI, CGV, dan Cinepolis.
Dengan latar cerita unik dan atmosfer mencekam, film ini layak masuk daftar tontonan wajib, terutama bagi pecinta film horor bernuansa sosial.
Mengapa Wajib Ditonton?
Film Angkara Murka wajib ditonton karena menyajikan kisah horor yang tak hanya menegangkan, tetapi juga mengangkat isu sosial seperti eksploitasi tenaga kerja dan ketidakadilan di sektor tambang, dengan latar yang jarang diangkat dalam perfilman Indonesia.
Kesimpulan
Angkara Murka hadir sebagai salah satu karya penyegar di tengah genre horor Indonesia yang cenderung repetitif bagi para penonton yang rajin mendatangi bioskop.
Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda bukan sekadar setan dan suara-suara seram, tapi realita keras yang dibalut dalam narasi mistik dan atmosfer mencekam.
Melalui kisah Ambar dan tambang pasir yang penuh rahasia, penonton diajak merenung tentang harga dari pembangunan, kekuasaan, dan manusia yang dijadikan korban.
Dengan akting memukau dari Raihaanun dan jajaran pemain lainnya, Angkara Murka layak masuk dalam daftar salah satu film Indonesia terbaik tahun ini jika melihat dari pesan yang diangkat.




