Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»Ari Dwipayana : Pemuda Hadapi 3 Tantangan Besar
    Teknologi

    Ari Dwipayana : Pemuda Hadapi 3 Tantangan Besar

    July 23, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ari Dwipayana : Pemuda Hadapi 3 Tantangan Besar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ari Dwipayana : Pemuda Hadapi 3 Tantangan Besar 2
    AAGN Ari Dwipayana. (BP/Istimewa)

    YOGYAKARTA, BALIPOST.com – Para pemuda saat ini menghadapi tiga tantangan besar, yakni bonus demografi, disrupsi dan hiper kompetisi. Ketiganya berkelindan dan saling mempengaruhi. Demikian dikemukakan Koordinator Staf Khusus Presiden RI, AAGN Ari Dwipayana, Sabtu (23/7) saat menjadi keynote speaker sekaligus membuka acara seminar “We Are Youth, We Are Future.”

    Dalam paparannya, Ari mengatakan pada 2020-2036, diperkirakan jumlah usia produktif Indonesia akan mencapai 205 juta jiwa. “Ini bisa menjadi berkah, tapi juga bisa menjadi musibah,” tutur Ari dalam seminar yang diselenggarakan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Jika terserap lapangan kerja yang berkualitas, ia menilai limpahan tenaga produktif tersebut bisa menopang laju pertumbuhan Indonesia. Namun jika tidak, maka bonus demografi tersebut hanya akan memicu pengangguran dan kriminalitas yang meraja lela.

    Ari Dwipayana juga menekankan pentingnya merespon disrupsi yang dipicu oleh Revolusi Industri 4.0 saat ini. Mengutip kajian World Economic Forum tentang pekerjaan masa depan, Doktor Ilmu Politik UGM ini menyebut bahwa saat ini banyak pengetahuan, keterampilan dan pekerjaan lama yang mulai usang, tergusur oleh emerging knowledge, emerging skills dan emerging Jobs.

    “Para pelaku bisnis memproyeksikan pada 2025 , porsi pekerjaan rutin atau redundant roles akan berkurang dari 15% menjadi 9.4% , atau turun 6.4% karena perannya digantikan teknologi,” urai Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud itu.

    Di sisi lain, porsi pekerjaan profesional akan meningkat dari 7,8% menjadi 13,5%, atau naik 5,7% seiring penggunaan teknologi baru. Hingga 2025 , diperkirakan 85 juta pekerjaan akan digantikan oleh mesin , dan 97 juta pekerjaan baru akan muncul dengan sistem kerja lebih fleksibel.

    Kelindan bonus demografi dan Revolusi Industri 4.0 tersebut akan menciptakan ekosistem persaingan yang super ketat, yaitu hiper-kompetisi. Akses lapangan kerja akan diperebutkan, bukan hanya antar pencari kerja di suatu negara, tapi juga diperebutkan oleh negara-negara di seluruh dunia.

    Tren digital nomad juga mulai menjamur di seluruh dunia, di mana orang bisa bekerja di mana saja, work from anywhere tanpa terbatas sekat negara. Karena itu, Ari menekankan pentingnya generasi muda untuk membekali diri dengan kompetensi masa depan.

    “Critical Thinking, Creativity, Collaboration adalah kompetensi dasar yang harus dikuasai agar para pemuda tidak hanya menjadi korban disrupsi. Tapi sebaliknya, bisa menjadi disruptor, yang turut menentukan arah perubahan,” tutur Ari dalam rilisnya.

    Selanjutnya, Ari Dwipayana juga menekankan agar para pemuda merumuskan panggilan sosial yang akan dilakoninya. Selain memperkuat kapasitas profesional dan mengembangkan semangat entrepreneurship, para pemuda juga harus menjadi solusi bagi persoalan-persoalan sosial yang mengemuka. “Yang tak kalah penting, yaitu lead by example. Para pemuda bisa memanifestasikan pandangan dan nilai kebangsaan, kemanusiaan hingga konservasi lingkungan dalam cara hidup sehari-hari,” tandas Ari. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGubernur Koster Bangun Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali Berkelas Dunia
    Next Article Nasional Catat Hampir Lima Ribu Kasus Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline (Ilustrasi/AI)

    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline

    June 22, 2026
    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren (Ilustrasi/AI)

    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren

    June 19, 2026
    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT

    May 29, 2026
    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja hingga Semarang (Ilustrasi/AI)

    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja, Sleman, hingga Semarang

    April 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.