Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»AS akan melonggarkan aturan pembatasan polusi emisi kendaraan
    Automotive

    AS akan melonggarkan aturan pembatasan polusi emisi kendaraan

    February 19, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    AS akan melonggarkan aturan pembatasan polusi emisi kendaraan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintahan Presiden Biden di Amerika Serikat berencana untuk mencabut kembali peraturan ketat Environmental Protection Agency atau Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) yang menghendaki produsen mobil AS untuk mengubah kendaraan listrik menjadi bisnis utama mereka pada tahun 2032.

    Berdasarkan laporan The New York Times yang dikutip The Verge pada Senin (19/2), pelaku industri telah meminta pemerintah untuk memberi mereka lebih banyak waktu guna menurunkan biaya kendaraan listrik, sekaligus membangun infrastruktur pengisian daya nasional secara lebih lengkap.

    Baca juga: Pemerintah Prancis hentikan skema sewa kendaraan listrik murah

    Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa para pemimpin buruh menekan Biden untuk memberi mereka lebih banyak waktu guna memperluas keanggotaan serikat pekerja bagi mereka yang bekerja di pabrik kendaraan listrik baru di AS.

    Sebagaimana dicatat dalam artikel tersebut, dukungan serikat pekerja sangat penting ketika Biden menghadapi pemilu ulang saat ia menghadapi situasi iklim yang buruk dan serangan dari kandidat lain yaitu mantan Presiden Donald Trump.

    Baca juga: Mobil listrik kuasai 9,3 persen penjualan mobil baru di Korsel

    Persyaratan awal EPA mengharuskan kendaraan listrik menyumbang 67 persen dari penjualan kendaraan ringan baru dan 46 persen penjualan kendaraan medium baru pada tahun 2032, sebuah lonjakan besar dari 7,6 persen yang dicatat oleh Times pada tahun lalu.

    Sementara itu, penjualan kendaraan listrik diketahui telah melambat sehingga tujuan tersebut semakin tidak tercapai karena berbagai alasan, salah satunya adalah industri otomotif yang bersikeras menggunakan truk listrik dan SUV berukuran besar yang rantai pasokannya tidak siap untuk diakomodasi dengan harga terjangkau.

    Baca juga: Ethiopia segera larang kendaraan non listrik sepenuhnya

    Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLima Tahun Terakhir, Setoran Dividen dan Pajak BRI ke Negara Capai Rp149,2 Triliun
    Next Article Soal Pertemuannya dengan Surya Paloh, Ini Kata Jokowi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.