Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»AS Tak Berencana Menggalakkan Perdamaian di Timur Tengah
    News

    AS Tak Berencana Menggalakkan Perdamaian di Timur Tengah

    August 30, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    AS Tak Berencana Menggalakkan Perdamaian di Timur Tengah

    Seorang anak lelaki Palestina duduk di kursi dengan bendera kebangsaannya menyaksikan pihak berwenang Israel menghancurkan bangunan sekolah di desa Yatta, selatan kota Hebron, Tepi Barat. (Foto/ AFP). (Foto/ AFP)

    Berlin, Jurnas.com – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tidak bersedia membantu pembangunan perdamaian dan keamanan di seluruh Timur Tengah.

    Abbas menyatakan, para pejabat AS sudah menghilangkan masalah mendasar al-Quds yang diduduki, pengungsi Palestina, pembentukan negara Palestina yang merdeka dalam perbatasan 1967 dan perluasan penyelesaian rezim Israel.



    Ia menekankan, negosiasi untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel harus ditempatkan di bawah sponsor internasional total, menyerukan semua negara Eropa untuk mengakui Negara kemerdekaan Palestina.

    “Pengakuan itu akan meningkatkan harapan, membantu promosi keadilan, mendukung hak bangsa Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mengakhiri pendudukan Israel,” kata Abbas saat melakukan konferensi bersama dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel di Berlin Kamis (29/8).

    Baca juga.. :

    • Kesepakatan Taliban Tercapai, AS Tak Tarik Semua Pasukan di Afghanistan
    • Israel Tahan 20 Warga Palestina
    • Tak Dapatkan F-35, Turki Cari Pinangan Lain

    “Tindakan seperti itu tidak bertentangan dengan negosiasi antara Palestina dan rezim Tel Aviv,” tegas Abbas.

    Abbas juga menyoroti mandeknya solusi dua negara ulah Israel yang melakukan pembangunan pemukiman yang sedang berlangsung di wilayah Palestina yang diduduki dan upaya mengubah karakter serta status al-Quds Timur.

    Tak sampai di situ, Tel Aviv mengingkari semua perjanjian yang ditandatangani dan menahan pendapatan pajak Palestina, yang telah memiliki dampak besar pada kehidupan warga Palestina.

    Di tempat yang sama, Merkel mengatakan, solusi dua negara diperlukan untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung.

    “Kami sepakat dengan Presiden Abbas bahwa kami ingin mengerjakan solusi dua negara walaupun sangat sulit dan memiliki komplikasi besar. Dalam fase saat ini di mana kita melihat lebih banyak bicara, kami percaya bahwa penting untuk menjaga kemitraan keamanan antara wilayah Israel dan Palestina,” katanya.

    “Saya telah menyatakan pikiran saya secara kritis kepada perdana menteri Israel [Benjamin Netanyahu] berkali-kali bahwa … kegiatan permukiman ini kontraproduktif,” tambahnya.

    Pada Februari, Amerika Serikat (AS) mengakhiri semua bantuan keuangan untuk Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang terkepung.

    Tahun lalu, Washington memotong ratusan juta dolar bantuan untuk Palestina, yang termasuk pendanaan proyek-proyek kemanusiaan seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

    Putaran terakhir perundingan Israel-Palestina runtuh pada tahun 2014. Di antara poin-poin penting dalam negosiasi itu adalah ekspansi pemukiman Israel yang berlanjut di wilayah Palestina.

    Washington juga mengakhiri semua dana AS untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Lembaga itu sebelumnya merupakan donor terbesar untuk badan PBB, dengan nilai USD360 juta pada  2017.

    TAGS : Palestina Mahmoud Abbas Amerika Serikat Timur Tengah Angela Merkel

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/58447/AS-Tak-Berencana-Menggalakkan-Perdamaian-di-Timur-Tengah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGM FKPPI: Tolak Segala Tindakan Separatis dan Anarkis di Indonesia
    Next Article Xi Ajak Duterte Garap Migas Laut China Selatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.