Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Australia Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca
    News

    Australia Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca

    March 16, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Australia Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Australia Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca 2
    Ilustrasi. (BP/Istimewa)

    SYDNEY, BALIPOST.com – Penggunaan vaksin buatan AstraZeneca masih dilanjutkan Australia. Disebutkan, negara ini tidak memiliki rencana untuk menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca COVID-19 meskipun beberapa negara Eropa berhenti memberikan vaksin setelah laporan kemungkinan efek samping yang serius.

    Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengatakan regulator obat-obatan Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi bahwa vaksin AstraZeneca PLC efektif dan aman digunakan. “Jadi kami akan terus melanjutkan peluncuran vaksin AstraZeneca,” kata Frydenberg dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (16/3).

    Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Portugal, dan Siprus bergabung dengan beberapa negara Eropa lainnya untuk sementara menangguhkan vaksinasi dengan suntikan AstraZeneca. Hal ini setelah laporan yang terisolasi tentang perdarahan, penggumpalan darah, dan jumlah trombosit yang rendah.

    WHO mengatakan tidak ada kematian yang terdokumentasi terkait dengan vaksin COVID-19 dan masyarakat tidak boleh panik.

    Mayoritas dari 25 juta orang Australia akan diinokulasi dengan vaksin AstraZeneca dan pihak berwenang telah mendapatkan hampir 54 juta dosis. Sebanyak 50 juta akan diproduksi secara lokal mulai akhir Maret.

    Australia memulai program imunisasi nasionalnya bulan lalu. Lebih lambat dari banyak negara lain, dan memulai vaksinasi pertama menggunakan vaksin AstraZeneca minggu lalu.

    Pemerintah berencana untuk meningkatkan vaksinasi nasional menjadi 1 juta per minggu pada awal April ketika vaksin AstraZeneca yang diproduksi secara lokal tersedia.

    Pihak berwenang bertujuan untuk memberikan dosis pertama vaksin ke seluruh negeri pada bulan Oktober.

    Australia mencatat lebih dari 29.100 kasus COVID-19 dan 909 kematian, dengan penutupan perbatasan dan sistem pelacakan cepat membantu menjaga jumlahnya relatif rendah dibandingkan dengan negara maju lainnya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKemnaker Optimalkan Pengembangan Sistem Informasi Pasar Kerja
    Next Article BI Raih Penghargaan dari CBP – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.