Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Babi Mati Terjangkit ASF di Flores Timur Bertambah
    Ekonomi

    Babi Mati Terjangkit ASF di Flores Timur Bertambah

    January 19, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Babi Mati Terjangkit ASF di Flores Timur Bertambah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Babi Mati Terjangkit ASF di Flores Timur Bertambah 2
    Ilustrasi petugas kesehatan hewan mengambil sampel babi. (BP/Ant)

    KUPANG, BALIPOST.com – Jumlah ternak babi yang mati akibat African Swine Fever (ASF) di Flores Timur, Provinsi Nusa tenggara Timur terus bertambah menjadi 30 ekor dari sebelumnya hanya 20 ekor. Hal ini dilaporkan Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur, Provinsi Nusa tenggara Timur.

    “Sampai dengan pagi tadi kami terima informasi bahwa sudah 30 ekor babi yang mati,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur Sebas Sina Kleden, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (19/1).

    Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan kasus matinya sejumlah babi di kabupaten itu selama beberapa pekan terakhir.

    Dia menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari petugas kesehatan hewan yang tersebar di kecamatan hingga desa, sejumlah babi yang mati tersebut adalah babi bantuan yang diberikan kepada sejumlah kelompok peternak di kabupaten itu.

    Dia menyebutkan, di kelompok Gresna, Kelurahan Puken Tobi Wangi Bao terdapat 25 ekor babi bantuan. Dari 25 ekor itu 10 ekor babi dilaporkan mati.

    Kemudian dari kelompok Ema Rin, Kelompok Kelurahan Lohayong tercatat juga yang mati 13 ekor dari 25 ekor babi bantuan tersebut ditambah 7 ekor yang mati terdahulu. “Yang mati sebelumnya itu dan sudah dikuburkan serta diambil sampel darahnya lalu dikirim ke Balai Besar Veteriner di Denpasar Bali dan dari hasilnya diketahui bahwa beberapa diantaranya terkena virus ASF,” ujar dia.

    Lebih lanjut terkait babi-babi bantuan yang masih hidup ujar dia, saat ini sudah dikarantina untuk mencegah semakin menyebarnya ASF di kabupaten itu.

    Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur juga sudah melaporkan bahwa kasus ASF sudah mulai merebak lagi di NTT. Karena itu semua kabupaten/kota diharapkan bisa bersinergi untuk menjaga wilayahnya agar virus itu tidak masuk ke daerah yang masih nol kasus. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSebagian Kewenangan Pengawasan Perdagangan Komoditi Dialihkan ke OJK
    Next Article Belasan Orang Sindikat Penipuan APK dan Link Phishing Ditangkap
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.