Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bahan Baku Paracetamol Impor, Wamenkes: Padahal Ada Dalam Negeri
    News

    Bahan Baku Paracetamol Impor, Wamenkes: Padahal Ada Dalam Negeri

    August 10, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bahan Baku Paracetamol Impor, Wamenkes: Padahal Ada Dalam Negeri 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyampaikan kelemahan Indonesia dalam bidang kesehatan adalah asal menerima produk jadi. Oleh karenanya, inovasi produk menjadi terhambat.

    “Salah satu kelemahan kita adalah terlena pada produk jadi,” ungkap dia dalam Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2021, Selasa (10/8).

    Kata dia, pandemi ini mengungkap seberapa jauhnya Indonesia tertinggal dalam teknologi di bidang kesehatan. Di sisi lain, padahal sebenarnya Indonesia memiliki keragaman hayati yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan.

    “Kita punya bio diversity yang kompleks, itu bisa dikembangkan dalam bentuk obat siap pakai,” tutur dia.

    Saat ini, pihaknya tengah melakukan evaluasi pada 10 molekul obat yang paling diperlukan dalam produksi obat di Indonesia yang masih impor. Ke depan, pihaknya akan memproses hilirisasi produk sehingga bahan impor itu bisa diproduksi dalam negeri.

    “Itu sebenarnya bisa kita lakukan, yang harus kita lakukan adalah harus kembali ke alam yang kita punya,” tutur dia.

    Ia memberikan contoh produk yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri tanpa bahan baku impor, yakni paracetamol atau obat penurun demam. Padahal Indonesia memiliki bahan bakunya.

    “Obat paracetamol aja itu bahan baku impor, padahal itu berasal dari fenol, bahan baku dari pertamina sisa produksi bahan bakar minyak ada dalam negeri, itu (obat penurun demam) bisa diproduksi (di Indonesia),” kata dia.

    Untuk itu, ia meminta agar perguruan tinggi dan industri saling berkolaborasi dalam meningkatkan produk inovasi di bidang kesehatan. “Kita semua harus kompak dan perlu menarik industri ke kampus terutama yang berkaitan dengan produk kesehatan merupakan salah satu upaya yang kita lakukan ke depan,” tandas Dante.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAda Perang Dagang, Airlangga Dorong Indonesia Produksi Vaksin Mandiri
    Next Article India pertimbangkan wacana keringanan pajak impor mobil listrik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.