Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bahaya, PKS Ancam Sistem Demokrasi di Indonesia
    News

    Bahaya, PKS Ancam Sistem Demokrasi di Indonesia

    July 5, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bahaya, PKS Ancam Sistem Demokrasi di Indonesia

    Bendera Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

    Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai menjadi ancaman bagi perkembangan sistem demokrasi di Indonesia. Hal itu terkait aturan yang dikeluarkan DPP PKS kepada seluruh kader yang ingin maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) untuk bersedia mengundurkan diri.

    Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengatakan, surat edaran DPP PKS tersebut berbahaya bagi perkembangan demokrasi di tanah air. Sebab, PKS dapat semena-mena memecat kadernya dengan tanpa alasan yang jelas.



    “Disamping berbahaya bagi para kader PKS, kewajiban bakal calon anggota DPR dan DPRD untuk menandatangani surat pernyataan pengunduran diri tertanggal kosong tersebut juga membahayakan perkembangan demokrasi di Indonesia,” kata Margarito, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (5/7).

    Selain itu, kata Margarito, PKS juga berpotensi melangar Undang-Undang (UU) yang berlaku terkait hak imunitas anggota legislatif. Mengingat, dalam surat tersebut tidak dijelaskan secara spesifik alasan pengunduran kader PKS dari DPR.

    Baca juga :

    • PKS Tak Sejalan dengan Prinsip Demokrasi
    • PKS Disebut Diktator dan Langgar UU
    • Fahri: Bahaya, Kader PKS Mau Dikerangkeng

    “Karena dalam surat itu tidak disebutkan secara spesifik alasan pengunduran diri, maka bisa melanggar UU,” tegasnya.

    Semestinya, kata Margarito, dalam surat tersebut, PKS menjelaskan secara rinci alasan kader untuk mengundurkan diri dari kursi DPR. Sehingga tidak terjadi pelanggaran UU terkait hak imunitas anggota dewan.

    “Mestinya, DPP PKS menuliskan saja dalam surat edaran tersebut tentang semua hal yang bisa memundurkan para kadernya dari jabatan anggota DPR dan DPRD,” terangnya.

    Diketahui, DPP PKS membuat aturan baru yang mengikat, bagi kader partai yang ingin maju sebagai calon anggota DPR Tingkat Pusat/Wilayah/Daerah.

    Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran bernomor surat 02/D/EDR/DPP-PKS/2018 yang ditandatangani oleh Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman dan menggunakan kop surat berlogo PKS.

    Selain ditujukan pada BCAD, surat itu juga ditujukan pada ketua bidang wilayah dakwah DPP/ Ketua Umum DPW/Ketua Umum DPD. Juga kepada Tim Pemberkasan Dokumen Pendaftaran BCAD Tingkat Pusat/Wilayah/Daerah.

    Dalam surat tertanggal 16 Syawal 1439 (29 Juni 2018) tersebut tercantum bahwa bakal calon anggota PKS harus bersedia mengisi dan menandatangani surat pengunduran diri bertanggal kosong. Selain itu, juga menyatakan bahwa bakal calon PKS harus melakukan hal berikut:

    1. Memastikan surat pernyataan BCAD (bakal calon anggota dewan) yang telah ditandantangani sebelumnya tersampaikan di setiap level struktur yang ditetapkan.

    2. Mengisi dan menandatangani surat pernyataan bersedia mengundurkan diri yang terlampir bersama surat edaran ini.

    3. Mengisi dan menandatangani surat pengunduran diri bertanggal kosong yang terlampir bersama surat edaran ini.

    TAGS : Presiden PKS Sohibul Iman Aturan Partai

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37226/Bahaya-PKS-Ancam-Sistem-Demokrasi-di-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKasus Suap Bakamla, Politikus PDIP TB Hasanuddin Diperiksa KPK
    Next Article PKB Yakin Jokowi Jadi Presiden Dua Periode
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.