Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bamiyan dan Warisan Teror Soviet 40 Tahun Lalu
    News

    Bamiyan dan Warisan Teror Soviet 40 Tahun Lalu

    December 15, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bamiyan dan Warisan Teror Soviet 40 Tahun Lalu

    Petugas menyisir bom di Perbukitan Bamiyan, Afganistan (Foto: AFP)

    Kabul, Jurnas.com – Gholam Mahaiuddin menghela napas pelan saat memikirkan putranya yang berusia 14 tahun, Moujtaba, yang terbunuh pada musim semi tahun ini.

    Tubuh Moujtaba hancur lebur, dan tewas seketika ketika kakinya menginjak ranjau darat yang dijatuhkan oleh Uni Soviet 40 tahun lalu di perbukitan provinsi Bamiyan, Afghanistan tengah.

    “Kami tahu gunung itu berbahaya,” kata Mahaiuddin, yang menemukan jasad putranya setelah sang anak tidak kunjung pulang ke rumah dikutip dari AFP pada Minggu (15/12).

    “Kami sadar akan ranjau, tetapi kami tidak dapat menemukannya. Ranjau berada di bawah pasir,” ujar dia.

    40 tahun setelah Uni Soviet menginvasi Afghanistan, dan tiga dekade sejak konflik berakhir, warisan perang terus merenggut nyawa penduduk di seluruh negeri.

    Baca juga.. :

    • Trump Kembali Bernegosiasi dengan Taliban
    • Situasi Tak Pasti Jelang Pengumuman Pemilu Afganistan
    • Ini yang Harus Diketahui Jelang Kesepakatan Damai AS-Taliban

    Moujtaba terbunuh bersama dengan dua temannya, yang masing-masing berusia 12 tahun dan 14 tahun pada 17 Mei 2019, ketika mereka pergi mencari buah beri di perbukitan Bamiyan.

    Ketika tidak ada dari mereka yang kembali keesokan harinya, Mahaiuddin dan penduduk lain dari desanya yang kecil, bernama Ahangaran, mulai melakukan pencarian.

    “Saya menemukan putra saya hanya dengan dada dan kepalanya yang tersisa,” kenang Mahaiuddin.

    Moujtaba dan teman-temannya telah terbunuh oleh apa yang dikenal sebagai submunisi AO-2.5 RTM. Bom curah itu digunakan oleh pasukan Soviet, yang menjatuhkannya seperti hujan mematikan di Afghanistan dalam invasi Desember 1979.

    Mahaiuddin mengingat perang itu dengan baik. Dia dulunya terbiasa membawakan teh untuk para mujahidin perang yang bersembunyi di pegunungan, dan melancarkan serangan terhadap patroli Soviet.

    Baru-baru ini, senjata serupa juga telah digunakan di Suriah, menurut laporan Human Rights Watch 2016.

    “Itu yang paling berbahaya, sangat sensitif terhadap getaran,” kata Bachir Ahmad, yang mengepalai tim penghapus ranjau dari Danish Demining Group (DDG).

    TAGS : Uni Soviet Afganistan Ranjau Darat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64029/Bamiyan-dan-Warisan-Teror-Soviet-40-Tahun-Lalu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolisi Selidiki Dugaan Penyerangan di Kampus NTU
    Next Article Mukernas V PPP Dorong Percepatan RUU Minol
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.