Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bangladesh Perketat Karantina Sosial di Kamp Rohingya
    News

    Bangladesh Perketat Karantina Sosial di Kamp Rohingya

    June 7, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bangladesh Perketat Karantina Sosial di Kamp Rohingya

    Kelangkaan makanan membuat pengungsi Rohingya yang tinggal di kamp-kamp sulit melaksanakan puasa Ramadan seperti yang mereka lakukan sediakal. (Foto: Reuters)

    Dhaka, Jurnas.com – Otoritas di Cox`s Bazar Bangladesh, yang menampung lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya, memperkuat memperkuat karantina sosial dua minggu untuk membatasi penyebaran wabah virus corona (COVID-19).

    Penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini sudah menewaskan 846 orang di Bangladesh dan jumlah total infeksi pada Sabtu (6/6) mencapai 63.026, 29 orang dinyatakan positif dan satu kematian dilaporkan di kamp-kamp pengungsi.

    “Dalam beberapa hari terakhir kami telah melihat peningkatan tiba-tiba dalam tingkat infeksi virus di distrik tersebut, yang mendorong kami untuk memperkuat penguncian yang sangat ketat lagi,” kata Shajahan Ali, hakim distrik tambahan Cox`s Bazar kepada Arab News.

    “Untuk membuat karantina sosial efektif pergerakan kendaraan akan dibatasi. Orang dari luar Cox`s Bazar tidak akan diizinkan memasuki kota. Pasar dapur akan tetap terbuka selama beberapa jam hanya pada Minggu dan Kamis. Bank juga akan mengikuti hal yang sama,” tambahnya.

    Ali mengatakan, pihak berwenang bekerja sepanjang waktu untuk memperkuat operasi bantuan di distrik itu untuk meringankan penderitaan para pengungsi yang bergulat dengan pembatasan.

    Baca juga.. :

    • Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah
    • Suzuki Lihat Peluang Pasar di Masa Transisi PSBB
    • Baznas Bersama AIA Bantu Tenaga Medis Lawan Covid-19

    “Selain program jaring pengaman sosial reguler, kami telah memasukkan 200.000 lebih banyak orang di bawah jaringan bantuan pertolongan. Mempertimbangkan dampak jangka panjang dari coronavirus, program dukungan ini dirancang selama empat bulan mulai dari Mei,” katanya

    Koordinator Kesehatan Komisi Pengungsi dan Pemulihan Pengungsi, Abu Toha Bhuyan mengatakan, pihak berwenang melanjutkan pengujian untuk virus setelah menghentikan proses selama dua hari di daerah itu saat sedang menjalani disinfeksi.

    “Mengingat populasi besar 1,7 juta komunitas tuan rumah dan 1 juta pengungsi Rohingya, sekarang kami bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas pengujian di distrik ini,” katanya kepada Arab News.

    “Juga, dengan dua fasilitas lab saat ini, kami akan segera meluncurkan laboratorium lain di sub-distrik Teknaf, yang menampung beberapa ratus ribu Rohingya,” tambahnya.

    Pihak berwenang mencari untuk membentuk unit perawatan intensif dan unit ketergantungan tinggi pada 21 Juni untuk memberikan perawatan darurat kepada pasien kritis.

    “Kami tidak dapat memprediksi situasi saat ini tentang seberapa buruk keadaannya di kamp Rohingya yang penuh sesak. Tapi hingga sekarang situasinya sangat terkendali. Banyak orang Rohingya sekarang sadar akan pentingnya menjaga jarak dan kebersihan sosial,” katanya.

    Ia menambahkan pasti ada ruang untuk memperkuat kesadaran kesehatan dan keselamatan di antara para pengungsi, dan ada pertemuan darurat pada Minggu untuk menyelesaikan masalah seperti jarak sosial yang hampir mustahil dipertahankan di antara para pengungsi karena kendala ruang.

    Bhuyan mengatakan, sangat mengerikan bagi para pengungsi untuk menjaga semua anggota keluarga, termasuk anak-anak di dalam, dengan awal musim panas dan kondisi yang sangat panas.

    TAGS : Pengungsi Rohingnya Virus Corona Bangladesh Kamp Rohingya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73391/Bangladesh-Perketat-Karantina-Sosial-di-Kamp-Rohingya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePendudukan Palestina 1967 Diperingati dengan Parade Mobil di London
    Next Article Eks Pemimpin Jihad Islam Palestina Meninggal Dunia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.